Logo Header Antaranews Sumbar

Sudan Bebaskan Enam Tahanan Politik

Selasa, 2 April 2013 14:56 WIB
Image Print

Khartoum, (Antara/AFP) - Pemerintah Sudan membebaskan enam tahanan politik Selasa pagi, kata seorang juru foto AFP, setelah Presiden Omar al-Bashir berjanji untuk membebaskan semua tahanan politik. Keenam pria itu berjalan bebas menemui kerabat mereka yang menangis menunggu di luar penjara Kober di Khartoum Utara. Kebanyakan dari mereka diyakini telah ditahan selama lebih dari dua bulan sehubungan dengan satu konferensi di Uganda, yang menyebabkan lahirnya sebuah piagam untuk menggulingkan rezim 24-tahun Bashir dengan menggunakan cara baik bersenjata maupun damai. Farouk Abu Issa, yang memimpin aliansi oposisi lebih dari 20 partai, tidak bisa segera dihubungi untuk memberikan komentar mengenai perkembangan ini. Sebelumnya, pada Sabtu (30/3) pemberontak daerah Darfur Sudan, membebaskan satu kelompok warga sipil yang ditahan hampir sepekan lalu dalam perjalanan mereka ke satu konferensi, kata Palang Merah. "Tiga puluh satu warga sipil dibebaskan hari ini oleh pemberontak Tentara Pembebasan Sudan-Abdel Wahid (SLA-AW) di Darfur, Sudan," kata satu pernyataan dari organisasi itu yang bertindak sebagai penengah netral. "Komite Palang Merah Internasional (ICRC) memfasiltasi penyerahan mereka kepada pihak berwenang Sudan," katanya. Para personel ICRC mendampingi kelompok itu dalam penerbangan helikopter ke Zalingei, negara bagian Darfur Barat. Satu konvoi bus yang memhawa para warga Sudan yang terlantar ke satu konferensi pengungsi, dikawal missi pasukan perdamaian PBB-Uni Afrika di Darfur (UNAMID), dicegat pemberontak 24 Maret. Pemberontak membawa para sandera mereka ke satu lokasi yang tidak disebutkan tetapi pemimpin mereka waktu itu mengatakan penahanan itu adalah satu kekeliruan dan berjanji kelompok itu akan segera dibebaskan. Adel Wahid Mohammed al-Nur yang memimpin faksi itu mengemukakan kepada AFP Senin bahwa pasukannya telah melakukan kesalahan menahan 31 orang itu. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026