Logo Header Antaranews Sumbar

Dolar Melemah Setelah Data Manufaktur AS Mengecewakan

Selasa, 2 April 2013 07:35 WIB
Image Print

New York, (Antara/AFP) - Kurs dolar turun terhadap mata utama lainnya pada Senin (Selasa pagi WIB), setelah laporan manufaktur AS untuk Maret lebih lemah dari yang diperkirakan, meningkatkan kekhawatiran tentang perlambatan pertumbuhan di sektor ini. Pelemahan dolar terjadi di tengah pasar yang tenang setelah liburan Paskah akhir pekan, sementara pasar Eropa tutup. Euro dibeli 1,2847 dolar sekitar pukul 21.00 GMT (Selasa pukul 04.00 WIB), naik dari 1,2818 dolar pada saat yang sama akhir Jumat pekan lalu. Dolar jatuh terhadap mata uang Jepang, menjadi 93,27 yen dari 94,20 yen pada akhir Jumat, sementara euro turun menjadi 119,82 yen dari 120,68 yen. Lembaga riset Institute for Supply Management mengatakan indeks manufaktur AS turun menjadi 51,3 pada Maret dari 54,2 pada Februari, mencerminkan pertumbuhan keempat bulan berturut-turut namun pada kecepatan yang lebih lambat. "Dolar melemah terhadap semua mata uang utama setelah indeks ISM turun," kata Kathy Lien dari BK Asset Management. "Penurunan itu lebih signifikan daripada yang diperkirakan dan menimbulkan kekhawatiran tentang laju pemulihan di sektor manufaktur." Lien mengatakan bahwa semua mata akan tertuju pada pertemuan kebijakan moneter Bank Sentral Eropa (ECB) pekan ini. "ECB secara luas diperkirakan akan mempertahankan kebijakan moneter tidak berubah tetapi dengan data Jerman melemah dan Siprus membutuhkan dana talangan, ECB bisa berbicara dengan semangat tentang gagasan stimulus tambahan," katanya. David Song dari DailyFX menyoroti kemungkinan penurunan suku bunga. "Karena prospek fundamental untuk kawasan tersebut ternyata semakin suram, ECB tetap siap untuk mengatasi pelemahan dengan kebijakan moneternya, dan kita dapat melihat semakin banyak pejabat bank sentral menunjukkan kemauan yang lebih besar untuk mendorongsuku bunga acuan ke rekor terendah baru saat resesi mengancam stabilitas harga," kata Song. Dolar melemah terhadap mata uang Swiss, menjadi 0,9466 franc dari 0,9488 franc pada akhir Jumat, dan melemah terhadap pound Inggris, yang diambil 1,5232 dolar dibandingkan dengan 1,5191 dolar. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026