Pemkab Solok mulai transformasi bantuan Rastra jadi BPNT akhir September

id Medison

Asisten EksbangKesra Kabupaten Solok, Medison (dua dari kiri) menyalami peserta usai membuka rapat koordinasi pelaksanaan BPNT pada September 2019 ini. (Antara/ Tri Asmaini)

Arosuka, (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Solok, Sumatera Barat mulai melakukan transformasi bantuan sosial pangan Beras Sejahtera (Rastra) menjadi Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) pada akhir September ini.

"Sebelum dilaksanakan kami melaksanakan rapat koordinasi dulu agar semua pihak yang terkait siap," kata Kepala Dinas Sosial Kabupaten Solok, Yandra Frasat di Arosuka, Kamis.

Ia menjelaskan BPNT merupakan bantuan yang diberikan kepada masyarakat kurang mampu sebesar Rp110.000 per bulanuntuk satu keluarga.

Tujuannya untuk mengurangi beban keluarga kurang mampu dalam pemenuhan nutrisi, serta penerima bantuan tepat sasaran.

Bantuan ini tidak hanya berupa beras, tetapi bisa ditukarkan dengan bahan pangan lainnya, masing-masing penerima bantuan diberikan kartu uang elektronik. Kemudian penerima bisa menukarkan di warung yang sudah ditentukan.

"Target pemerintah daerah satu nagari memiliki warung untuk menukarkan kartu dengan bahan pangan," ujarnya.

Bantuan pangan non tunai ini bekerja sama dengan Bulog serta perbankan. Jadi masyarakat dapat memilih sendiri kualitas beras dan kebutuhan pokok lainnya. Sehingga tidak ada keluhan seperti program Rastra sebelumnya.

Sementara Bupati Solok Gusmal diwakili Asisten Koordinator Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat, Medison mengatakan pemerintah daerah sangat mendukung dan mengapresiasi program bantuan non tunai tersebut karena dinilai lebih efektif.

"Bantuan pangan non tunai akan dilaksanakan pada tahun ini di seluruh Indonesia," ujarnya.

Ia berharap seluruh pihak terkait dapat mempersiapkan segala yang diperlukan untuk terlaksananya program ini dan bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Solok.

"Masyarakat yang menerima bantuan akan diberikan kartu elektronik pada September 2019 ini," sebutnya. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar