Logo Header Antaranews Sumbar

Simon Takluk dari Lee Hyun Il

Minggu, 24 Maret 2013 18:03 WIB
Image Print

Surabaya, (Antara) - Tim Indonesia dalam bahaya setelah di partai kedua, tunggal putra Simon Santoso takluk dari pemain All Star Asia Lee Hyun Il 1-2 (19-21, 21-14, 17-21) pada laga penyisihan Piala Axiata 2013, DBL Arena Surabaya, Minggu (24/3). Indonesia sementara tertinggal dari All Star Asia 0-2 setelah di partai pertama, tunggal putri Aprilia Yuswandari takluk dari Yip Pui Yin, 14-21, 12-21. Simon yang sebelumnya diistirahatkan selama dua partai, sebenarnya mampu menekan di awal game pertama. Namun, kegigihan dan konsistensi bermain Lee Hyun Il --yang tampil gemilang di Macau Terbuka 2011--harus membuyarkan asa Simon Santoso, peringkat 21 dunia. Simon--yang lima tahun lebih muda dari Hyun Il--mampu memulai pertandingan dengan baik ketika berhasil unggul, 6-2. Smes keras pemain kidal, Hyun Il mampu dikembalikan secara terukur.Pengembalian Hyun Il yang melambung ke belakang disambar smes Simon dan membuatnya memimpin 8-5. Namun, Hyun Il berhasil menyusul ketika dia menemukan ritme permainan terbaiknya. Sebuah pengembalian melambung ke belakang, dikahiri Hyun Il dengan smes yang meyamping dan tidak dapat dijangkau Simon, 13-14 dan terus melaju 16-18. Skor menjadi imbang, ketika Hyun Il, yang menjadi punggawa Korea Selatan menjuarai Piala Sudirman 2003, tidak dapat membendung smes Simon, 19-19. Namun, pukulan net Hyung Il yang mengelabui Simon menutup game pertama, 19-21. Simon, yang meraih juara Indonesia Open 2012, bangkit di game kedua. Sebaliknya, Lee Hyun Il, beberapa kali melakukan kesalahan dengan pengembalian bola-bola tanggung. Permainan net yang malah jatuh ke bidang sendiri juga beberapa kali membuatnya jauh tertinggal dari Simon. Smes keras Simon yang tak terhadang, menutup set kedua 21-14. Di game penentuan, Simon bekerja keras membendung smes-smes dan pengembalian Hyun Il yang semakin jeli. Sayang Hyun Il tampil konsisiten dan berhasil unggul hingga 12-17. Pengembalian Simon yang jauh keluar, membuatnya semakin unggul 12-16 dan melaju 12-18. Simon menenangkan diri. Pemain berusia 27 tahun ini menghela napas panjang dan menatap ribuan penonton yang memadati DBL Arena untuk memulihkan semangatnya. Kecerdikan Simon membuat Hyun Il sulit mengembalikan bola dan membuat selisih poin semakin tipis, 13-20 hingga 16-20. Permainan net Hyun Il yang gagal membuat Simon menatap asa, 17-20. Namun, pukulan Simon justru melenceng jauh yang seperti dibiarkan Hyun Il. Game ketiga habis, 18-21, dan Indonesia tertinggal 0-2 Selanjutnya, ganda campuran Muhammad Rijal-Debby Susanto akan melawan Tarun Kona-Ashwini Ponnapa, dan Angga Pratama-Ryan Saputro dijui Bao Chun Lai-Zheng Bo. Sebelumnya di partai pertama, Indonesia tertinggal setelah tunggal putri Aprilia Yuswandari takluk dari Yip Pui Yin, 14-21, 12-21. (*/wij)



Pewarta:
Editor: Antara TV
COPYRIGHT © ANTARA 2026