Logo Header Antaranews Sumbar

Pemkab Pasaman Barat Bangun Sembilan "Rumah Gadang"

Sabtu, 23 Maret 2013 16:26 WIB
Image Print

Simpang Ampek, Sumbar, (Antara) - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera barat, membangun sembilan rumah gadang (rumah kebesaran Minang) di daerah itu pada 2013. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pasaman Barat, Reflin, Sabtu mengatakan pembangunan sembilan rumah gadang itu akan dilakukan di sembilan nagari (desa adat). "Pembangunan ini merupakan lanjutan dari program sebelumnya yang telah membangun 10 rumah gadang pada 2012," kata dia. Reflin mengatakan pembangunan rumah gadang merupakan sebagai suatu langkah pemerintah dalam upaya melestarikan simbol orang Minang. Rumah gadang bisa nantinya digunakan untuk tempat berkumpul dan bermusyawarah antara mamak dan kemenakan yang ada di nagari tersebut "Kita lihat saat ini Rumah Gadang sudah mulai hilang. Padahal Rumah Gadang itu merupakan rumah bersama yang bisa dijadikan tempat berkumpul masyarakat nagari dan bermusyawarah serta akan bisa melestarikan adat," katanya. Melihat begitu pentingnya keberadaan Rumah Gadang, maka Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat akan membangun sembilan rumah gadang. "Pada 2012 lalu pembangunan 10 unit rumah gadang sudah selesai dikerjakan dan bahkan sudah dimanfaatkan. Ini merupakan program langsung dari Bupati Pasaman Barat," katanya. Lebih jauh Reflin mengatakan, untuk mengembalikan peran dan kewibawaan ninik mamak dan bundo kanduang maka pembangunan rumah gadang sangat penting dilakukan disertai dengan pemberian baju kebesaran bagi kedua tokoh adat itu. Sejak tahun 2011 pihaknya telah memberikan pakaian adat kepada 450 orang ninik mamak dan bundo kanduang dalam rangka mengembalikan peran dan kewibawaan tokoh adat. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026