Pasaman Barat tak kekurangan persediaan hewan kurban

id hewan kurban,pasaman barat

Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Pasaman Barat, Sukarli saat meninjau stok hewan kurban di daerah itu. (ANTARA SUMBAR/Altas Maulana)

Altas Maulana (ANTARA) - Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perternakan, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) menjamin stok sapi qurban di daerah itu mencukupi.

"Banyaknya jumlah sapi lokal dan pedagang yang datang memudahkan masyarakat untuk mendapatkan sapi," kata Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Pasaman Barat, Sukarli di Simpang Empat, Rabu.

Ia mengatakan banyaknya jumlah masyarakat yang beternak sapi atau kambing membuat ketergantungan sapi kurban atau potong ke daerah lain sejak beberapa tahun belakangan ini berkurang.

Bahkan sejumlah kelompok atau panitia kurban memilih mencari hewan kurban langsung ke kandang peternak.

Saat ini, katanya petugas kesehatan hewan terus berupaya melakukan pemantauan kondisi kesehatan hewan di setiap UPT kecamatan mulai kandang peternak hingga kelompok penyelenggara kurban.

"Pemeriksaan kesehagan itu bertujuan agar daging yang dikonsumsi nanti benar-benar aman," ujarnya.

Ia mengaku khusus di pasar ternak Koto Baru sebagian besar sapi berasal dari peternak lokal bahkan terlihat pedagang dari kabupaten tetangga seperti Agam dan Pasaman yang datang untuk membeli atau menjual sapi di pasar tersebut.

Ia memprediksi jumlah masyarakat yang melakukan kurban tahun ini akan berkurang dari tahun sebelumnya.

Hal itu disebabkan sulitnya ekonomi dan bertepatan dengan tahun ajaran baru membuat pengeluaran masyarakat sulit dikendalikan.

Ia memprediksi jumlah peserta kurban tahun ini masih di angka 800 ekor sapi dan kambing.

Ia meminta panitia kurban bisa memastikan kondisi hewan qurban mereka benar-benar sehat dan tidak cacat.

"Jika ragu masyarakat harus memeriksakannya kepada petugas yang ada. Jangan ada yang menyembelih hewan betina," tegasnya.

Pihaknya akan tetap melakukan pemeriksaan kesehatan secara intens terutama mendekati hari penyelenggaraan kurban.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar