Pengemudi Go-Jek terlibat bentrok dengan karyawan kafe di Padang

id Gojek,Pengemudi gojek bentrok,Polresta padang

Pengemudi Go-Jek mendatangi Polresta Padang (Antara Sumbar/Fathul Abdi)

Padang, (ANTARA) - Pengemudi ojek dalam jaringan (daring) yaitu Go-Jek terlibat bentrok dengan beberapa orang dari kafe di kawasan Jalan Hos Cokroaminoto, Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Selasa malam.

Keributan itu sempat membuat suasana di sekitar menjadi tegang, juga ada yang melempari batu.

"Awalnya saya mau membeli pesanan dan menjemput orderan, tiba-tiba saya dituduh menyebarkan berita bohong," kata pengemudi ojek daring Riki Makasaw (29), saat membuat laporan di Kantor Polresta Padang, Selasa malam.

Saat itu ia mengaku terlibat perdebatan dengan beberapa orang karyawan serta mengepungnya.

Korban mengaku menerima intimidasi dan hampir dipukul, sehingga memutuskan pergi meninggalkan lokasi.

Hanya saja saat hendak ke parkiran, ia kembali didatangi beberapa karyawan tadi dan kembali menerima intimidasi.

Tak lama kemudian seorang memukul kepalanya dari belakang hingga ia hampir terjatuh, dan ia mencoba berdiri.

Korban langsung pergi ke kantor polisi untuk membuat laporan, sementara pengemudi ojek daring lainnya juga datang beramai-ramai.

Berdasarkan pantauan hingga pukul 00.00 WIB, ratusan pengemudi daring masih bertahan di depan Kantor Polresta Padang sembari menunggu korban membuat laporan di dalam.

Kapolresta Padang Kombes Pol Try Himawan mengatakan pihaknya sudah mengantisipasi dan menerima laporan dan dilakukan penyelidikan.

"Jika unsur tindak pidananya terpenuhi maka proses hukum akan diteruskan," katanya.

Ia menegaskan agar warga Padang tetap menjaga kondusifitas daerah, tanpa melakukan tindakan kekerasan dan sejenisnya.

Pada bagian lain Head of Regional Corporate Affairs GOJEK Indonesia Teuku Parvinanda, mengatakan pihaknya menghormati proses hukum.

"Kami menghormati proses hukum dan menyerahkan sepenuhnya kepada hukum untuk menentukan siapa yang salah dan siapa yang benar," katanya dihubungi dari Padang.

Ia juga menyampaikan permintaan maaf terhadap peristiwa tersebut, selain itu kafe tersebut juga merupakan mitra untuk pelayanan Gofood.

"Kami juga terus mengumpulkan data dan informasi lengkap terkait peristiwa ini," katanya.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar