
Polisi: Orang Bersenjata Pakistan Bunuh Wanita Pekerja Pembangunan

Karachi, (Antara/AFP) - Orang bersenjata dengan sepeda motor menembak mati seorang tokoh wanita pekerja pembangunan pada Rabu di kota Karachi, Pakistan, kata polisi. Pembunuhan itu memicu kekhawatiran akan ketidakstabilan pada saat negara sedang menuju ke arah pemilihan umum pada Mei, katanya. Parveen Rehman, 56 tahun, yang dikenal karena karyanya di lingkungan miskin dan organisasi independennya, Orangi Pilot Project, memenangkan penghargaan Habitat Perserikatan Bangsa Bangsa pada tahun 2001. "Dia sedang dalam perjalanan pulang ke rumahnya ketika pengendara sepeda motor bersenjata mencegat mobilnya dan menembaknya mati," kata Javed Odho, seorang pejabat senior polisi, kepada AFP. Mohammad Saleem, seorang dokter di Rumah Sakit Shaheed Abbasi di mana jenazah Rehman dibawa, mengatakan bahwa tokoh wanita itu dihantam dengan setidaknya empat peluru. Kota berpenduduk 18 juta, yang merupakan pusat bisnis Pakistan itu, tahun lalu menyaksikan sekitar 2.000 orang tewas dalam kekerasan terkait dengan ketegangan etnis dan politik, yang paling mematikan dalam dua dekade. Pakistan diperkirakan akan mengadakan pemilihan umum pada pertengahan Mei dengan parlemen federal akan dibubarkan pada pertengahan Maret. Pemungutan suara akan menandai demokrasi transisi pertama antara dua pemerintahan sipil dalam sejarah Pakistan. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
