
Terdapat 101 "Hotspot" di Sumatra

Pekanbaru, (Antara) - Di daratan Pulau Sumatra sejak tiga hari terakhir terdapat 101 titik panas (hotspot) yang tersebar hampir merata di sejumlah wilayah provinsi, khususnya Riau. "Sebanyak 101 titik panas itu bermunculan sejak Minggu (10/3) hingga Selasa (12/3)," kata Analis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru Slamet Riyadi di Pekanbaru, Rabu. Pada Minggu (10/3), demikian Slamet, di Sumatra satelit NOAA 18 mendeteksi sebanyak 59 titik panas dan untuk di Riau terdapat 14 "hotspot". Kemudian di Aceh pada hari yang sama, kata dia, juga terdeteksi sebanyak sembilan titik, Sumatra Utara 12, Sumatra Barat ada satu dan Jambi terdeteksi sebanyak lima "hotspot". Selanjutnya, kata dia, titik panas juga muncul di daratan Provinsi Bengkulu dengan jumlah lima titik, Lampung ada satu dan di Kepulauan Riau juga satu. "Pada Minggu (10/3), untuk titik panas Riau tersebar di tiga kabupaten, meliputi Kabupaten Kampar ada 12 titik, kemudian Rokan Hulu dan Indragiri Hulu masing-masing satu titik panas," katanya. Pada Senin (11/3), demikian Slamet, di Sumatra terdeteksi sebanyak 22 titik panas dan untuk di Riau ada sebanyak 13 "hotspot". Kemudian di hari yang sama, di Provinsi Sumatra Utara ada tiga titik, Sumatra Barat sebanyak dua titik dan di Jambi serta Sumatra Selatan masing-masing terdeteksi dua "hotspot". Untuk di Provinsi Riau pada Senin (11/3), kata Slamet, sebaran titik panas terbanyak berada di Kabupaten Kampar yakni enam titik, kemudian di Rokan Hilir ada tiga "hotspot". "Selebihnya ada di Rokan Hulu, Siak, Indragiri Hulu dan Kuantan Singingi masing-masing satu titik panas," katanya. Selanjutnya pada Selasa (12/3), demikian Slamet, di Pulau Sumatra terdeteksi oleh NOAA 18 ada sebanyak 21 titik panas untuk Riau ada tiga "hotspot". Kemudian disusul dengan provinsi Sumatra Barat, Kepulauan Riau dan Jambi masing-masing terdeteksi ada sebanyak tiga titik panas. Lalu, kata dia, titik panas pada hari yang sama juga berada di Provinsi Sumatra Selatan sebanyak dua titik serta Bangka Belitung sebanyak empat. Selebihnya, menurut Slamet, berada di Provinsi Sumatra Utara, Bengkulu dan Lampung masing-masingnya terdeteksi hanya satu titik panas. Dia menjelaskan, pada Selasa (12/3) itu, sebanyak tiga titik panas di daratan Riau berada di Kota Dumai dan Kabupaten Bengkalis serta Kuantan Singingi masing-masing juga hanya satu "hotspot". (*/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
