Logo Header Antaranews Sumbar

Kerusuhan Landa Irlandia Utara, Lima Polisi Cedera

Sabtu, 9 Maret 2013 18:28 WIB
Image Print

Belfast, (Antara/Reuters) - Lima polisi cedera pada Jumat malam dalam kerusuhan terkini dalam sengketa menyangkut pengibaran bendera Irlandia di dekat daerah berpenduduk sebagian besar pendukung Inggris, kata pejabat. Kelompok sekitar 100 pemuda melemparkan batu dan botol ke polisi di Newtownabbey di pinggiran utara Belfast dan setidak-tidaknya satu mobil dibakar, kata juru bicara polisi. Sumber keamanan mengatakan kerusuhan berawal ketika para pemuda pro-Inggris berusaha menurunkan bendera Irlanda tiga warna di tiang-tiang lampu dan dilarang oleh polisi. Satu perjanjian perdamaian tahun 1998 sebagian besar menghentikan lebih dari tiga dasawarsa saling serang dan bunuh di provinsi yang dikuasai Inggris antara para warga nasionalis Irlandia yang sebagian besar beragama Katolik yang berusaha bergabung dengan Irlandia dan dan loyalis Protestan yang ingin tetap menjadi bagian dari Kerajaan Inggris. Tetapi Belfast tetap satu kota terbagi dua berdasarkan garis agama dan bendera-bendera Inggris dikibarkan di tiang-tiang lampu beberapa daerah Protestan, sementara di sejumlah jalan yang dihuni warga Katolik dikibarkan bendera-bendera Irlandia. Kelompok loyalis melakukan kerusuhan hampir setiap malam pada Desember dam Januari setelah satu pemungutan suara oleh para anggota dewan kota nasionalis Irlandia untuk mengakhiri tradisi seabad pengibaran bendera Inggris setiap hari di Balai Kota Belfast. Ada serangkaian siaga bom di Newtownabbey dalam beberapa hari belakangan ini. Satu bom ditemukan dekat satu gereja Katolik Kamis malam dan sebelumnya awal pekan ini apa yang disebut polisi "bom mentah tetapi dapat meledak" ditemukan di satu perusahaan lokal. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026