
KPU Sumbar apresiasi komitmen PLN pasok listrik hingga TPS

Padang (ANTARA) - Ketua KPU Sumatera Barat Amnasmen mengapresiasi kebijakan yang diselenggarakan oleh PLN Unit Induk Wilayah Sumbar dalam memberikan dukungan menyukseskan penyelenggaraan pemilu dalam bentuk layanan penerangan hingga Tempat Pemungutan Suara (TPS).
"Kebutuhan terhadap penerangan pada pra pemungutan dan penghitungan suara sangat penting, agar semua proses berjalan lancar," kata Amnasmen usai menghadiri upacara apel bersama gelar pasukan siaga Pemilu 2019 oleh PLN UIW Sumbar di lapangan parkir GOR H Agus Salim Padang, Senin.
Menurut dia, kebijakan manajemen PLN UIW Sumbar ini tinggal bagaimana KPU di kabupaten/kota menindaklanjuti di wilayah masing-masing terhadap dukungan penerangan tersebut.
Pihaknya sudah menyampaikan kepada manajemen PLN UIW Sumbar terhadap ada titik TPS yang potensi hambatan penerangan, seperti dibeberapa lokasi di kawasan Batanghari Solok Selatan terdapat sekitar 17 TPS.
Selain itu, di wilayah Pasaman Barat, Limapuluh Kota dan Dharmasraya serta Kepulauan Mentawai.
"Kita berhadap adanya solusi penerangan dari PLN terhadap daerah-daerah yang dianggap adanya potensi hambatan pasokan listrik tersebut," ujarnya.
Sebab, terbatas penerangan bukan saja kendala dalam proses penghitungan suara tetapi tentu juga terhadap transparansi dalam penyelenggaraan oleh KPU.
"Kepastian pasokan listrik tentu sangat menentukan kelancaran proses penghitungan surat suara, meskipun aturan membolehkan sampai sampai pukul 12.00 jam setelah hati H pemungutan," ujarnya.
"Kita akan turunkan tim untuk tinjau terhadap titik TPS yang kekurangan pasokan listrik, guna mencarikan solusi yang akan dilakukan," ujarnya.
Dalam sambutannya GM PLN Bambang Dwiyanto menyatakan bahwa PLN siap untuk menyokong kebutuhan kelistrikan selama proses Pemilu berlangsung.
"Dengan pasokan yang mencapai 635,6MW, PLN Sumbar saat ini siap melayani kebutuhan kelistrikan untuk 19 kabupaten dan kota yang tersebar di seluruh Provinsi Sumbar. Saat ini beban puncak di Sumbar mencapai 602,7 MW, sehingga masih ada surplus sekitar 33 MW,"ungkapnya.
Wujud komitmen PLN UIW Sumbar dalam menyukseskan Pemilu 2019, maka menyiagakan enam posko siaga utama dan 152 posko siaga pelayanan yang tersebar di 30 Unit Layanan Pelanggan (ULP) se wilayah Sumatera Barat.
PLN UIW Sumbar beserta PT Haleyora Power telah menyiapkan personel pelayanan kehandalan sebanyak 1.259 orang.
Selain itu PLN telah menyiapkan tim pelayanan teknik sebanyak 121 tim motor dan 34 tim mobil. Dengan SDM handal yang tersebar di 30 ULP, PLN Sumbar selalu mengupayakan layanan terbaik bagi 1,3 juta lebih pelanggannya. *
Pewarta: Anton
Editor: Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
