Puting beliung terjang delapan rumah di Padang Pariaman

id puting beliung terjang padang pariaman

Sejumlah warga dan anggota TNI sedang melihat rumah yang atapnya rusak karena diterjang angin puting beliung di Sungai Limau, Padang Pariaman, Selasa (5/3). (ANTARA SUMBAR / istimewa)

Parit Malintang (ANTARA) - Angin puting beliung menerjang delapan rumah di Korong Sungai Limau, Nagari Kuranji Hilir, Kecamatan Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat pada Selasa sekitar pukul 09.00 WIB.

"Kami mengirimkan satu regu untuk membantu evakuasi. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa namun rumah warga rusak," kata Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Padang Pariaman, Yasrum Ajis di Parit Malintang, Selasa.

Akibat angin puting beliung tersebut atap rumah yang terdampak bencana itu lepas dan beberapa bagian rumah rusak karena dibawa angin.

Yasrum mengatakan pihaknya tidak mendirikan tenda sebagai penampungan warga yang rumahnya rusak karena warga memilih meminta bantuan terpal untuk menutupi atap rumahnya.

"Terpal sudah kami antarkan dan kami pasang bersama masyarakat," katanya.

Ia menyampaikan beberapa hari terakhir daerah itu diterjang cuaca buruk sedangkan semenjak kemarin hingga hari ini daerah itu hanya mengalami bencana di puting beliung di Sungai Limau.

Pihaknya mengimbau warga di Padang Pariaman untuk meningkatkan kewaspadaan karena daerah itu masih berpotensi diterjang bencana.

Sementara itu, warga setempat Kaminar (58) mengatakan peristiwa terjadi saat ia sedang sarapan. Ia mengatakan awalnya dirinya tidak mengetahui angin yang menerjang rumahnya adalah puting beliung.

Ia menyampaikan saat ini warga di daerah itu mengharapkan bantuan dari pemerintah setempat untuk memperbaiki rumahnya.

"Bantuan seng dan terpal sudah datang, tapi dari calon anggota legislatif," tambahnya. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar