Logo Header Antaranews Sumbar

Ditemukan bekas tembakan di ruang F-Demokrat DPR

Rabu, 17 Oktober 2018 14:09 WIB
Image Print
Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Nico Afinta (kedua kanan) didampingi Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono (kedua kiri), Kepala Bidang Balistik Metalurgi Forensik Pusat Laboratorium Forensik Mabes Polri Kombes Pol Ulung Kanjaya (kiri) dan Wadirkrimum Polda Mertro Jaya AKBP Ade Ary (kanan) memberikan keterangan pers pengungkapan kasus "peluru nyasar" di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (16/10/2018). Polda Metrojaya berhasil mengungkap kasus "peluru nyasar" ke gedung DPR pada hari Senin (15/10) lalu dan mengamankan dua orang tersangka berinisial I dan R serta menyita dua pucuk senjata api beserta pelurunya. (ANTARA FOTO/Reno Esnir/wsj.)

Jakarta, (Antaranews Sumbar) - Sekretaris Fraksi Partai Demokrat DPR RI Didik Mukrianto membenarkan adanya bekas penembakan di salah satu ruangan anggota Fraksi Demokrat yaitu Vivi Sumantri Jayabaya.

"Hari ini kami dapat laporan dari staf anggota kami di ruangan Vivi ada peluru nyasar," kata Didik di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu.

Ruangan Vivi Sumantri berada di Gedung Nusantara 1 lantai 10 nomor 1008.

Dia mengatakan peristiwa bekas peluru nyasar itu baru diketahui pada Selasa (16/10) dan hari ini meminta Kepolisian untuk menginvestigasi.

Menurut dia, ketika peristiwa peluru nyasar pada Senin (15/10), ruangan Vivi dalam keadaan kosong dan baru diketahui ada bekas penembakan pada Selasa (16/10).

"Saya tidak dalam keahlian untuk memastikan arah tembakan, namun ruangan ini menghadap ke lapangan tembak Perbakin," ujarnya.

Didik mengatakan bekas peluru nyasar itu menembus tembok dan pembatas ruangan dan pelurunya ditemukan bersarang di sebuah lemari. (*)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026