Padang, (Antaranews Sumbar) - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang, Sumbar Asnel mengatakan pelaksanaan pilkada wali kota dan wakil wali kota di daerahnya berjalan aman, lancar dan terkendali.
"Hingga terakhir pengumuman hasil di seluruh Tempat Pemungutan Suara, belum ditemukan pelanggaran atau Aparatur Sipil Negara yang tidak netral," katanya saat melakukan telekonferensi dengan Wagub Sumbar Nasrul Abit dan Kemendagri di Padang, Rabu.
Dia menyebutkan dari pemantauan tim pemkot Padang pada 1.600 TPS dalam 11 kecamatan dan 104 kelurahan belum ada laporan yang mengganggu atau merusak pelaksanaan.
Terkait partisipasi ujar dia, masih menunggu rekapitulasi suara oleh KPU namun pihaknya meyakini meningkat dari pilkada 2013 lalu.
Terkait keamanan juga pihaknya berkoordinasi dengan kepolisian dan TNI belum menemukan juga pelanggaran namun masih menunggu laporan berkelanjutan.
Dia mengapresiasi partisipasi masyarakat yang mau meluangkan waktu dan memberikan hak pilihnya dalam pilkada tersebut.
"Terlepas pilihannya, diharapkan usai pilkada semua warga bersatu untuk melanjutkan pembangunan," ujar dia.
Dia menambahkan laporan evaluasi pilkada telekonferensi ini akan dibuat dalam bentuk tertulis dan diserahkan kepada Kemendagri termasuk hasil perhitungan dari KPU.
Sementara itu dari perhitungan cepat pilkada Padang melalui Sumatera Barat Leadership Forum (SBLF) Pasangan Calon Wali Kota Padang Mahyeldi-Hendri Septa unggul sementara dalam hitung cepat yang digelar berdasarkan data yang masuk hingga pukul 17.31 WIB.
"Dari 71 persen data yang masuk perolehan pasangan Mahyeldi-Hendri Septa unggul 62,56 persen, sementara pasangan Emzalmi-Desri Ayunda memperoleh 37,44 persen suara," kata Direktur Eksekutif SBLF Riset dan Konsultan, Edo Andrefson di Padang. (*)
