Logo Header Antaranews Sumbar

Badrul Mustafa Pimpin PTMSI Sumbar

Kamis, 21 Februari 2013 07:32 WIB
Image Print

Padang, (Antara) - Badrul Mustafa terpilih memimpin Pengurus Provinsi Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Sumatera Barat periode 2013-2017 dalam pemilihan ketua umum cabang olahraga tersebut. Dalam Musyawarah Provinsi di Gedung Serbaguna KONI Sumbar, di Padang, Rabu, Badrul Mustafa meraih sembilan suara, unggul enam suara dari saingannya Sukirmanto yang hanya meraih tiga suara dari total 11 suara yang hadir pada Musprov tersebut. Mantan Pembina Pengprov PTMSI Sumbar 2008-2012 itu merupakan mantan atlet tenis meja tahun 1978. "Ini merupakan keinginan kami dari dulu untuk terus membina olahraga ini di Ranah Minang, dan terus mencapai prestasi terbaik pada level nasional," kata Badrul. Keinginannya untuk menjadi ketua umum PTMSI Sumbar, karena olahraga tenis meja bisa dikatakan sudah mendarah daging dalam jiwanya. Apalagi melihat prestasi tenis meja Ranah Minang masihperlu peningkatan, sehingga membuat jiwanya semakin terpanggil untuk membantu mengangkat tenis meja Sumbar ke tingkat nasional. Musprov PTMSI Sumbar dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua Umum I Komite Olaharag Nasional Indonesia (KONI) Sumbar Syaiful SH. Dalam sambutannya, Syaiful menjelaskan sebanyak 47 cabang olahraga yang ada di Sumatera Barat, tenis meja yang paling banyak menggelar atau mengikuti kegiatan baik lokal maupun nasional. Meskipun tenis meja belum mampu meloloskan atlet pada PON XVIII-2012 Riau yang lalu, namun bukan merupakan kegagalan menurut kami, kata dia lagi. "Hanya saja perlu ditingkatkan kemampuan untuk mencari bibit-bibit andal dalam pembinaan," ujar dia. Kami berharap, siapa pun yang terpilih menjadi ketua umum nantinya mampu menjalankan hal tersebut, kata Syaiful. Mantan Ketua Umum PTMSI Sumbar periode 2008-2012 Syaiful Bachri mengatakan, kepengurusan PTMSI yang baru diharapkan dapat meningkatkan pemibinaan atlet usia dini, karena hal tersebut merupakan hal penting dalam menghasilkan calon atlet masa depan. Ia menambahkan, selama ini beberapa program atlet usia dini sudah dilaksanakan, namun masih banyak program kerja lain yang sampai saat ini belum dilaksanakan. "Kita mengharapkan pengurus baru mampu melanjutkan program kerja yang lama, agar program tersebut tidak terputus di tengah jalan karena dapat merugikan atlet Sumbar nantinya," kata dia pula. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026