Logo Header Antaranews Sumbar

Prancis: Tak Ada Kaitan Penculikan di Kamerun dan Operasi Mali

Kamis, 21 Februari 2013 07:11 WIB
Image Print

Paris, (Antara/Xinhua-OANA) - Menteri Pertahanan Prancis Jean-Yves Le Drian, Rabu, mengatakan penculikan tujuh warganegara Prancis di Kamerun utara tak berkaitan dengan operasi militer yang dilakukan negerinya di Mali. Ketika berbicara kepada stasiun TV negara France2, menteri itu mengatakan, "Tak ada kaitan yang ditemukan dengan campur tangan di Mali." Namun ia mengakui "ada kelompok yang mengklaim dasar yang sama, yang memiliki metode yang sama apakah di Mali, Somalia maupun Nigeria", Le Drian menambahkan sebagaimana dilaporkan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Rabu malam. Prancis telah menjadi sasaran utama gerilyawan setelah komitmen militernya di Afghanistan dan Mali. Tak ada kelompok yang mengaku bertanggungjawab atas penculikan tujuh warganegara Prancis, termasuk empat anak kecil, di Kamerun utara di dekat perbatasan dengan Nigeria pada Selasa (19/2). Tapi Menteri Urusan Luar Negeri Prancis Laurent Fabius, Selasa, mengatakan jaringan Boko Haram diduga bertanggungjawab atas penculikan tersebut. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026