Logo Header Antaranews Sumbar

Besok, Solok gelar "basikakeh roda basi"

Rabu, 9 Mei 2018 14:39 WIB
Image Print
Sejumlah petani memacu mesin bajaknya, pada kegiatan lomba Pacu Mesin Bajak "Basikakeh Roda Basi" di area pesawahan kota Solok, Sumatera Barat, Minggu (22/1). Lomba dalam rangkaian Alek Anak Nagari tersebut digelar dalam rangka silaturahmi antar petani sekaligus membangkitkan kembali tradisi perhelatan seusai masa panen. (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/pd/17 )

Solok, (Antaranews Sumbar) - Pemerintah Kota (Pemkot) Solok, Sumatera Barat, menggelar pacu mesin bajak menggunakan traktor tangan atau "basikakeh roda basi" untuk mempromosikan sawah Solok sebagai objek wisata daerah tersebut pada 10 Mei 2018.

"Basikakeh roda basi merupakan lomba pacu mesin bajak jenis sinkal dan kura-kura," kata Kepala Bagian Humas Kota Solok, Nurzal Gustim di Solok, Rabu.

Lomba pacu mesin bajak dengan penilaian kecepatan, ketepatan pembajakan, kerapian sawah yang dibajak, dan cara menggunakan mesin bajak.

Pada lomba tersebut juga akan ada permainan anak nagari yaitu lomba pacu upiah atau daun pinang dan pacu belut.

Ia menjelaskan kegiatan ini bertepatan dengan awal musim menanam padi, yang juga bertujuan memperkenalkan kawasan agrowisata dan keindahan hamparan sawah Solok.

Lomba ini diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota Solok serta melestarikan tradisi, budaya, seni dan permainan anak nagari.

"Kita sengaja mengadakan di saat libur untuk hiburan sehingga bisa ditonton masyarakat dan anak-anak sekolah," katanya.

Selain lomba mesin bajak sinka dan kura-kura, lomba pacu upiah, pacu belut, ada penampilan silat tua atau "silek tuo" dalam sawah, "batuang gilo", serta pameran pelaku ekonomi kreatif.

Untuk peserta lomba bajak berasal dari perwakilan dari kelompok tani kabupaten dan Kota Solok.

Sedangkan lomba pacu daun pinang "upiah" pesertanya anak usia maksimal 13 tahun utusan kelurahan se Kota Solok yang satu timnya terdiri dari dua orang putra putri atau campuran

Peserta pacu belut dari kaum perempuan berusia 30 hingga 50 tahun yang setiap kelurahan diwakili dua orang.



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026