Tari tenun meriahkan peresmian sentra industri tenun di Tanah Datar (Video)

id Tari tenun

Penari Sanggar Sari Bunian menampilkan tari kreasi yang berjudul Tari Tenun dalam acara peresmian Sentra Industri Tenun yang berada di Nagari Tigo Jangko, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Selasa (8/6). Karya yang digarap oleh koreografer Yeni Eliza tersebut bercerita tentang kebiasaan menenun yang dilakukan oleh perempuan Minang. (Antara Sumbar/Syahrul Rahmat)

Melalui karya tari ini kita juga ingin memperkenalkan songket yang merupakan hasil tenunan masyarakat Lintau ke orang banyak
Batusangkar, (Antaranews Sumbar) - Tarian kreasi bertema tenun ditampilkan oleh Sanggar Sari Bunian pada peresmian Sentra Industri Tenun terbesar di Indonesia oleh istri Wakil Presiden Ny Mufidah Jusuf Kalla di Nagari Tigo Jangko, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar).

Tarian tersebut bercerita tentang aktivitas menenun yang biasa dilakukan oleh kaum perempuan yang ada di Lintau atau Minangkabau secara keseluruhan.

"Tarian ini berjudul Tari Tenun, bercerita tentang kebiasaan perempuan Minang dalan menenun," kata koreografer tari, Yeni Eliza di Lintau, Selasa.

Ia menjelaskan dalam garapan tersebut ia mengembangkan beberapa gerakan yang biasa dilakukan oleh seorang penenun, seperti memintal benang, proses penenunan dan lain sebagainya.

Selain itu, dalam penampilan tersebut ia juga sengaja menggunakan Songket Lintau sebagai selendang yang dipergunakan oleh para penari

Melalui karya tari ini ia ingin menyampaikan bahwa perempuan Minang adalah seorang yang memiliki keterampilan, salah satunya dalam bidang kerajinan seperti tenun.

"Melalui karya tari ini kita juga ingin memperkenalkan songket yang merupakan hasil tenunan masyarakat Lintau ke orang banyak," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut juga ditampilkan berbagai macam pakaian adat perempuan yang ada di Tanah Datar, seperti Padang Magek, Lintau Buo, Sungayang, Limo Kaum dan lain sebagainya.

Selain itu pakaian adat, kerajinan lain yang diperagakan adalah Batik Pariangan yang merupakan salah satu produk unggulan Desa Wisata Pariangan serta Sulaman Kapalo Samek.

Bupati Tanah Datar, Irdinansyah Tarmizi mengatakan pada Sentra Industri ini ke depannya tidak hanya difokuskan pada indusri tenun songket, akan tetapi juga busa dikembangkan kepada industri lain.

"Pada sentra industri tenun ini nantinya bisa dikembangkan pada kerajinan lain, seperti sulaman atau pun kerajinan lainnya," katanya. (*)

Video: Syahrul Rahmat

Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar