Logo Header Antaranews Sumbar

Gempa Bukittinggi Tidak Timbulkan Korban di Agam

Selasa, 19 Februari 2013 17:00 WIB
Image Print

Lubukbasung, (Antara) - Gempa tektonik yang menguncang Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, Selasa pada pukul 07:17:06 WIB dengan kekuatan 4,0 SR, tidak menimbulkan korban jiwa di Kabupaten Agam yang juga merasakan getarannya. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam Rinaldi di Lubukbasung, Selasa, mengatakan, gempa yang terjadi akibat adanya pergerakan patahan Sumatera di segmen Sianok itu tidak menimbulkan korban jiwa dan kerusakan rumah warga yang berada dekat patahan tersebut yakni, Kecamatan Ampek Koto, Ampek Angkek, Sungai Pua dan Banuhampu. "Ini berdasarkan laporan dari kepala jorong dan anggota BPBD saat melakukan pendataan di lokasi," kata dia. Ia menambahkan, pihaknya memerintahkan personel untuk melakukan pendataan ke setiap jorong (dusun) beberapa menit setelah gempa untuk memastikan korban jiwa dan rumah yang rusak akibat gempa yang terjadi beberapa detik. Dengan kejadian ini, pihaknya mengimbau agar masyarakat Agam wilayah timur untuk meningkatkan kewaspadaan gempa susulan dengan cara keluar dari rumah dan berlindung ke lokasi yang lebih aman. "Informasi yang kita peloreh, ada gempa susulan yang terjadi dengan kekuatan 3,1 SR tak lama setelah gempa pertama," katanya. Dia menambahan, gempa pertama yang terjadi pukul 07:17:06 WIB dengan kekuatan 4,0 SR berada pada posisi 0,30 Lintang Selatan (LS), 100.38 Bujur Timur (BT), berkedalaman 10 km sekitar 7 km Barat Bukittinggi, mengakibatkan warga di lima kecamatan di Agam wilayah timur panik. Rahmi (38), salah seorang warga Simpang Malalak Kecamatan Ampek Koto mengatakan, getaran gempa cukup kuat terasa beberapa detik, sehingga dirinya keluar dari rumah untuk menyelamatkan diri. "Saya dan sejumlah anggota keluarga berhamburan keluar saat gempa," katanya. (*/ari/jno)



Pewarta:
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2026