Pasar Pagi Batang Kapas akan dibangun menjadi pasar semi modern

id Pasar Batang Kapas

Pasar Pagi Batang Kapas akan dibangun menjadi pasar semi modern

Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni di acara serah terima jabatan Camat Batang Kapas. (Antara Sumbar / Didi Someldi Putra)

Painan, (Antaranews Sumbar) - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat akan menertibkan pasar pagi di Kecamatan Batang Kapas, daerah setempat dan mengalihkannya ke pasar kecamatan agar lebih tertata.

"Sebentar lagi kami akan membangun Pasar Batang Kapas menjadi pasar semi modern dengan anggaran enam miliar rupiah, agar bangunan yang ada digunakan maksimal maka pasar pagi yang ada akan dialihkan ke sana," kata Bupati setempat, Hendrajoni ketika mengunjungi Pasar Batang Kapas, Kamis.

Selain pasar pagi, pedagang kaki lima di sekitaran Pasar Batang Kapas juga akan ditertibkan dan dialihkan ke bangunan yang akan dibangun.

"Pasar yang tertata akan menjadikan pengunjung nyaman, selain itu jika ada pengunjung dari luar daerah tentu akan takjub dengan keindahan pasar di Pesisir Selatan," katanya lagi.

Ia menambahkan pembangunan pasar semi modern menjadi salah fokus pembangunan pada daerah setempat.

Pada 2017, pihaknya membangun empat unit pasar diantaranya Pasar Koto Berapak di Kecamatan Bayang dengan anggaran Rp2,7 miliar, Pasar Painan dengan anggaran Rp600 juta, Pasar Kambang dengan anggaran Rp5,8 miliar dan Pasar Tapan dengan anggaran Rp2,7 miliar.

Sementara 2018, pihaknya akan membangun sembilan pasar lagi, diantaranya Pasar Lunang di Kecamatan Lunang, Pasar Muara Sakai di Kecamatan Indrapura, Pasar Balai Salasa dan Pasar Labuhan di Kecamatan Ranah Pesisir, Pasar Cupak di Kecamatan Lengayang,

Selanjutnya, Pasar Lumpo di Kecamatan IV Jurai, Pasar Carocok Mandeh di Kecamatan Koto XI Tarusan, Pasar Batang Kapas di Kecamatan Batang Kapas serta melanjutkan pembangunan Pasar Tapan di Kecamatan Basa IV Balai Tapan.

Biaya pembangunan ke kesembilan pasar tersebut bervariasi mulai dari yang terkecil Rp500 juta hingga yang paling besar enam miliar rupiah.

Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.