
Waka MPR Peringatkan Pemuda akan Bahaya Narkoba
Senin, 24 Juli 2017 13:12 WIB

Jakarta, (Antara Sumbar) - Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta memperingatkan pemuda Indonesia akan bahaya narkoba dan mengajak kalangan generasi mendatang untuk belajar mewujudkan cita-cita.
Oesman Sapta dalam rilis, Senin, menyatakan, cara yang digunakan negara asing untuk merusak generasi muda adalah melalui narkoba.
Hal tersebut, lanjutnya, karena narkoba bisa menimbulkan ketergantungan serta membuat pemuda lupa akan tanggung jawabnya sebagai pemimpin masa depan.
"Mereka (pengedar) gagal mempengaruhi para pemimpin Indonesia, mereka juga gagal merusak orang-orang tua sehingga mengalihkan serangannya pada anak muda," paparnya.
Wakil Ketua MPR juga menyatakan, pihak asing ingin berusaha menguasai Indonesia agar dapat mengeruk berbagai kekayaan alam Indonesia yang sangat melimpah di Tanah Air.
Sebagaimana diwartakan, Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali menangkap seorang tersangka bandar narkotika dan obat - obatan terlarang (narkoba) jaringan internasional dengan barang bukti shabu di Batam, Sabtu (22/7).
"Tersangka yang ditangkap di Batam berinsial JAR dengan barang bukti yang berhasil disita sebanyak 10 kilogram shabu asal Malaysia," kata Deputi Bidang Pemberantasan BNN Irjen Pol Arman Depari.
Barang bukti shabu sebanyak 10 kilogram ditemukan petugas BNN di dalam mesin cuci di rumah tersangka JAR, katanya.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengatakan pemerintah akan bertindak tegas terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba.
"Jangan diberi ampun karena kita dalam posisi darurat dalam urusan narkoba ini," kata Presiden Jokowi ketika menutup Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) II Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Hotel Mercure Ancol Jakarta, Jumat (21/7).
Presiden Jokowi juga menyebutkan saat ini Polri dan TNI juga bertindak tegas terhadap mereka yang terlibat penyalahgunaan narkoba. (*)
Pewarta: Muhammad Razi Rahman
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
