Logo Header Antaranews Sumbar

Kappi 66: Regenerasi Kepemimpinan Keharusan Sejarah

Sabtu, 9 Februari 2013 20:08 WIB
Image Print

Jakarta, (Antara) - Forum Keluarga Besar Kesatuan Aksi Pemuda Pelajar Indonesia 1966 (FKB KAPPI 66) menyatakan regenerasi dalam kepemimpinan nasional menjadi keharusan sejarah. Ketua Umum FKB KAPPI 66 Bambang Heryanto pada peringatan Hari Bangkit ke-47 KAPPI 66 di Jakarta, Sabtu, mengaku prihatin ada pihak-pihak tertentu yang ingin mengadu domba antara generasi tua dan generasi muda sehingga proses regenerasi politik menjadi terhambat. Ia berharap generasi tua dapat berlapang dada serta memberikan kesempatan dan ruang seluas-luasnya bagi generasi muda untuk tampil dalam kepemimpinan nasional. Bambang memastikan generasi muda mampu mengisi dan memberi makna pada proses transisi kepemimpinan di negeri ini dan tidak terjebak dalam politik transaksional. Mengenai perkembangan politik akhir-akhir ini, Bambang merasa mulai memanas menjelang Pemilu 2014, dan ia mencermati ada gejala adu domba antarberbagai kelompok. "Ada pihak-pihak yang mencoba memecah belah partai bahkan masyarakat," katanya. Ia berharap dinamika politik berjalan dengan menunjung tinggi etika dan penghormatan pada supremasi hukum, hak asasi manusia, keadilan, dan tidak menghalalkan segala cara hanya untuk merebut kekuasaan. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026