
Muhaimin: Pendukung PKB Sulit Disentuh Survei

Jakarta, (Antara) - Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar mengatakan pendukung partainya sulit disentuh survei sehingga hasil survei tidak akan sama dengan kenyataan di lapangan. "Kantong PKB itu di lubang yang dalam sehingga jumlah kuantitatifnya tidak bisa disurvei," kata Muhaimin usai membuka Pendidikan Kader Pancasila PKB di Kantor DPP PKB, Jakarta, Senin. Oleh karena itu, lanjut Muhaimin, PKB tidak terlalu terpengaruh dengan hasil survei yang dilansir sejumlah lembaga survei selama ini. "Kita mengandalkan kerja keras. Hasil survei kita jadikan cambuk saja," kata Muhaimin. Untuk Pemilu 2014 PKB menargetkan perolehan suara sebanyak 10 persen dan Muhaimin optimistis target itu bisa diraih meski selama ini dalam berbagai hasil survei tingkat keterpilihan PKB belum pernah mencapai enam persen. "Kita targetkan 10 persen dan kita optimistis bisa mencapai itu," katanya. Hasil survei terkini yang dilansir Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) pada Minggu (3/2) menempatkan PKB di urutan kelima dengan perolehan suara 5,6 persen. Menurut hasil survei SMRC, posisi teratas ditempati Partai Golkar dengan perolehan suara 21,3 persen, disusul PDI Perjuangan 18,2 persen, Partai Demokrat 8,3 persen, dan Partai Gerindra 7,2 persen. Di bawah PKB adalah Partai NasDem 5,2 persen, PPP 4,1 persen, PKS 2,7 persen, PAN 1,5 persen, dan Hanura 1,4 persen. Survei SMRC tersebut dilakukan pada 6-22 Desember 2012 dengan jumlah sampel 1.220 dan margin of error kurang lebih tiga persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Menanggapi hasil survei itu, Muhaimin mengatakan bahwa survei atau jajak pendapat merupakan cakupan selintas yang tentu memiliki aspek margin of error sehingga tidak sepenuhnya menggambarkan realitas. "Wajar kalau ada yang setuju dan tidak," katanya. (*/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
