
Perumda PSM Diminta Fokus Perkuat Investasi
Jumat, 30 Desember 2016 14:51 WIB

Padang, (Antara Sumbar) - Perusahaan umum daerah Padang Sejahtera Mandiri (Perumda PSM) diminta fokus memperkuat upaya meraih penguatan investasi di Kota Padang, Sumatera Barat pada tahun 2017.
Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah di Padang, Jumat mengatakan pengelola Perumda PSM telah terbentuk tinggal saja bekerja fokusnya menjadi lokomotif bisnis sekaligus inisiator investasi di berbagai sektor.
Disebutkan di Padang banyak prospek bisnis yang bisa dikelola perumda seperti usaha peternakan, pertambangan, pariwisata, kelautan, dan bidang lainnya.
"Tidak hanya fokus pada satu sektor tapi beragam, ini tujuannya dibentuk perumda," ucapnya.
Menurut dia, hal yang paling penting dilakukan oleh perumda ini yakni mengupayakan kepercayaan investor dari luar daerah dan asing untuk menanamkan investasinya.
Dengan begitu peluang masuknya tambahan untuk pendapatan akan lebih besar, hal ini tentu akan sejalan dengan percepatan pembangunan ekonomi di Padang.
Dirut Perumda PSM R.Adhari Cahya Mahendra mengatakan bahwa perumda ini baru memasuki tahun pertama pada 2017 sehingga akan bergerak secara perlahan.
Akan tetapi pada jangka waktu pendek hal yang akan dilakukan yakni membenahi rumah potong hewan yang saat ini cenderung tidak aktif.
Menurutnya dengan tempat yang cukup representatif dan sertifikat RPH yang bagus pihaknya akan memanfaatkan hal tersebut untuk penguatan distribusi daging kepada masyarakat.
"Kebutuhan daging cukup tinggi di Padang, peluang bisnis ini cukup strategis," kata dia.
Meskipun demikian, katanya arahan dari wali kota dapat dijadikan motivasi untuk merencanakan strategi dalam hal menjadi mitra bagi investor.
Sementara itu Pengamat ekonomi pembangunan dari Universitas Andalas Prof Werry Darta Taifur berharap perumda tidak terlalu membebani anggaran dari kota.
Akan tetapi jika memang telah mendapat alokasi, diperlukan pengelolaan dan pengaturan yang tepat agar menguntungkan.
Justru, katanya dengan dana minimal dapat memberikan keuntungan maksimal. (*)
Pewarta: M R Denya Utama
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
