
Polresta Padang Lakukan Sterilisasi Gereja Jelang Misa Natal

Padang, (Antara Sumbar) - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Padang, Sumatera Barat melakukan sterilisasi terhadap 14 gereja guna mengantisipasi kemungkinan yang bisa membahayakan kegiatan ibadah umat Nasrani pada perayaan Natal mendatang.
Kapolresta Padang Kombes Pol Chairul Aziz di Padang, Sabtu mengatakan kegiatan sterilisasi ini dilakukan sebelum umat Nasrani melakukan peribadatan pada malam nanti.
Ia mengatakan kegiatan sterilisasi ini dilakukan oleh tim Brimob, pada hari ini kegiatan sterilisasi dilakukan terhadap 14 gereja. Sedangkan pada esok pagi, tim Brimob juga tetap melakukan sterilisasi terhadap 23 gereja lainnya.
Selain itu, imbuhnya Tim Brimob juga akan berjaga pada pintu masing-masing gereja dan melakukan pemeriksaan terhadap tas para jemaat yang akan beribadah.
"Kita imbau kepada jemaat yang akan beribadat agar tidak membawa tas besar namun membawa barang seperlunya saja ketika memasuki gereja," katanya.
Dia mengatakan dalam pengamanan kali ini Tim Brimob yang diturunkan dalam melakukan sterilisasi sama seperti tahun sebelumnya. Namun jumlah personel yang mengamankan dalam Operasi Lilin 2016 memang lebih banyak dari tahun lalu.
"Dalam pengamanan Operasi Lilin 2016 ini kita menurunkan 800 personel gabungan TNI-Polri, Pemerintah Kota Padang beserta organisasi masyarakat," katanya.
Sementara , Ketua Panitia Natal Gereja Katedral St. Theresia Yeni mengungkapkan terima kasih atas pelayanan yang dilakukan oleh pihak kepolisian sehingga kegiatan bisa berjalan dengan aman dan lancar.
"Jemaat kita disini ada sekitar 2.000 orang yang akan melakukan Misa Natal pada malam nanti," katanya.
Pihaknya akan bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk mengenali para jemaat yang akan masuk ke dalam gereja. Selain itu nantinya juga ada detektor yang digunakan untuk memeriksa tas bawaan para jemaat.
"Kita bersyukur karena dalam menjalankan ibadah bisa mendapatkan pelayanan keamanan yang bagus dari pihak kepolisian," katanya. (*)
Pewarta: Mario Sofia
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
