Logo Header Antaranews Sumbar

Gubernur: Lokasi Pacu Jawi Perlu Dipermanenkan

Sabtu, 2 Februari 2013 20:44 WIB
Image Print

Batusangkar, (ANTARA) - Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengatakan lokasi pacu jawi (balapan sapi) perlu dibuatkan tempat khusus atau dipermanenkan seperti lapangan pacu kuda."Pemerintah daerah sudah harus memikirkan areal khusus untuk pacu jawi ini dilengkapi dengan sarana dan prasarananya," kata dia saat menyaksikan acara pacu jawi di Nagari Simabur, Kecamatan Parinangan, Tanahdatar, Sabtu (2/2).Dihadapan dua anggota DPR RI, Hermanto dan Taslim, serta Direktur Budidaya Ternak Ruminansia Ditjen Peternakan Deptan Fauzi Luthan, gubernur menambahkan perlunya dibuat lokasi khusus karena iven ini sangat diminati para fotografer dan turis mancanegara.Dia mengatakan pemerintah provinsi mendukung bila pemerintah daerah setempat dapat mencarikan satu lokasi yang representatif untuk dibuat areal pacu jawi. Disana ada podium, tempat lintasan, lokasi pemotretan, lokasi pedagang dan tempat hiburan permainan lainnya."Pacu jawi di Kabupaten Tanahdatar ini cukup unik dan menarik, sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi para penonton khususnya fotografer dan turis asing," tuturnya.Selain itu, kegiatan pacu jawi ini perlu dilestarikan sebagai budaya dan tradisi masyarakat daerah agar tidak punah.Di sisi lain, tambahnya, pacu jawi mempunyai dampak positif bagi perekonomian dan sosial budaya masyarakat yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat setempat.Sementara itu, Bupati Tanahdatar M. Shadiq Pasadigoe menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kesediaan gubernur, anggota DPR RI, pejabat Deptan, telah menyaksikan dari dekat kegiatan pariwisata Kabupaten Tanahdatar ini."Baru kali ini acara pacu jawi disaksikan cukup banyak pejabat daerah dan pusat," ucapnya.Dia menyebut saat ini pacu jawi bukan lagi milik orang Tanahdatar saja, tapi sudah mendunia. Pemerintah daerah dan masyarakat akan tetap mempertahankan tradisi seperti ini dan tidak terpengaruh dengan budaya asing.Atraksi pacu jawi merupakan permainan tradisional masyarakat di Kabupaten Tanahdatar yang diaplikasikan sebagai hiburan masyarakat setempat."Pacu jawi digelar untuk mengisi masa setelah panen padi sampai musim bercocok tanam yang prosesinya dilaksanakan secara adat Minangkabau," ucapnya.Selain itu, jelasnya, juga sebagai arena untuk melatih sapi peliharaan masyarakat agar sehat dan bernilai harga tinggi.Ikut juga menyaksikan pacu jawi ini Anggota DPRD Tanahdatar Ade Raunas dan Firdaus Agus, Kapolres Tanahdatar AKBP Lutfi Martadian, Kadis Budparpora Marwan, Kadis Peternakan Elizabet, Ketua Porwi Khairul Fahmi, Camat Pariangan Aslamudin, serta ratusan masyarakat penggemar dan pecandu olahraga Pacu Jawi se-Tanahdatar. (*/fan/wij)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026