
Selama Operasi Zebra 2016 Permohanan SIM Meningkat

Padang, (Antara Sumbar) - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Padang, Sumatera Barat menyatakan jumlah pemohon pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) di daerah itu mengalami kenaikan sejak dilaksanakannya Operasi Zebra 2016.
"Jumlah pemohon SIM sejak diberlakukannya Operasi Zebra mengalami kenaikan mencapai 50 orang setiap harinya, sebelumnya hanya sekitar 96 hingga 100 orang pemohon setiap harinya," kata Kabag Ops Polresta Padang Kompol Sumintak di Padang, Senin.
Sedangkan dari laporan yang masuk dalam lima hari ini jumlah pemohon SIM mencapai angka 140 hingga 150 orang setiap hari.
"Kemungkinan meningkatnya jumlah pemohon SIM ini akibat dari Operasi Zebra yang digelar saat ini hingga akhir November 2016 nanti," katanya.
Sementara Kasat Lantas Kompol Hamidi mengatakan untuk tarif pembuatan SIM harus sesuai dengan Peraturan Pemerintah nomor 50 tahun 2010 tentang jenis dan tarif penerimaan negara bukan pajak yang berlaku pada kepolisian.
Dimana untuk penerbitan SIM A dikenakan tarif Rp120 ribu per penerbitan untuk pembuatan baru dan Rp80 ribu per penerbitan untuk perpanjangan.
Sedangkan untuk penerbitan SIM B I untuk pembuatan SIM baru dikenakan Rp120 ribu sedangkan untuk perpanjangan dikenakan Rp80 ribu per penerbitan.
Untuk penerbitan SIM B II akan dikenakan tarif sebesar Rp120 ribu untuk pembuatan Sim baru, sedangkan untuk perpanjangan Rp80 ribu per penerbitan.
Sedangkan untuk SIM C untuk pembuatan baru akan dikenakan tarif Rp100 ribu sedangkan untuk perpanjangan dikenakan tarif Rp75 ribu sekali penerbitan.
"Untuk pembuatan SIM bagi penyandang disabilitas akan dikenakan tarif sebear Rp50 ribu untuk pembuatan baru dan Rp30 ribu untuk perpanjangan per penerbitan," katanya.
Sementara salah satu pemohon SIM, Agung Rayes (22) mengatakan dirinya datang ke Mapolresta Padang untuk mengajukan permohonan pembuatan SIM A.
Dirinya mengakui membutuhkan SIM tersebut untuk mengendarai mobil yang baru dibeli oleh orangtuanya.
"Tadi sudah mengajukan permohonan pembuatan SIM dan menjalani ujian praktik, ini masih menunggu hasil ujian," katanya. (*)
Pewarta: Mario S Nasution
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
