Logo Header Antaranews Sumbar

DPRD: Segera Tanggapi Jalan Terban Sungai Naniang

Jumat, 18 November 2016 16:43 WIB
Image Print

Sarilamak, (Antara Sumbar) - Ketua DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar), Safaruddin meminta pemerintah setempat agar cepat menanggapi jalan penghubung Nagari (desa adat) Sungai Naniang-Baruah Gunung yang terban sejak satu minggu lalu.

Ia saat dihubungi dari Payakumbuh, Jumat, menyarankan agar peralatan yang ada di Dinas Pekerjaan Umum (DPU) setempat dapat diturun ke lokasi untuk memperbaiki ruas jalan yang berada di Kecamatan Bukit Barisan itu.

"Kondisi ini jangan dibiarkan larut terlalu lama. Pemkab Limapuluh Kota melalui instansi terkait diminta segera menganggapi kondisi tersebut," kata dia yang juga politisi Partai Golkar itu.

Menurutnya, jalan penghubung yang terban akibat tingginya curah hujan itu merupakan akses satu-satunya yang menghungkan beberapa nagari, diantaranya Koto Tongah, Sungai Naniang, serta Baruah Gunuang.

Jika akses tidak segera diperbaiki menyulitkan masyarakat yang berada di tiga nagari tersebut, sehingganya mereka keluar atau menuju dari tiga nagari terharus melewati Kecamatan Gunuang Omeh, dan jarak yang dilalui bertambah 30 kilometer dari biasanya.

Safaruddin meminta pemerintah agar membuat jalan alternatif sehingga masyarakat tidak lagi melewati Gunuang Omeh, dimana jaraknya cukup jauh.

Sebelumnya, jalan yang penghubung Nagari Sungai Naniang dengan Baruah Gunuang megalami retak dan terban sedalam lima meter, hal itu diakibatkan curah hujan yang tinggi sejak dua minggu terakhir.

Pantauan di lokasi, kerusakan parah terjadi di jorong Aia Masin, Kenagarian Sungai Naniang. Kondisi itu membahayakan masyarakat sebagai pengguna jalan tersebut, kondisi tersebut sudah berlangsung selama satu minggu dan belum ada tanda-tanda untuk diperbaiki.

"Kejadiannya pada hari minggu 13 November 2016, kami dari pihak nagari langsung laporan kepada pemerintah kabupaten. Jika tidak segera ditangani dengan cepat dapat semakin parah," kata warga setempat, Sarman.

Saat ini, kondisi jalan tersebut diperbaiki melalui dana swadaya masyarakat dan perantau dengan melaksanakan goro bersama.

"Sudah lama, bahkan setiap hujan tiba masyarakat selalu dihadapkan dengan situasi seperti ini. Kami berharap pemerintah dapat berperan aktif menjaga dan mengawasi kondisi jalan masyarakat ini," kata dia.

Sebelumnya Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi bergerak cepat menangani jalan longsor di Nagari Sungai Naniang dengan memerintahkan Satuan Kerja Perangkat Daerah terkait untuk segera menangani musibah tersebut.

Menurutnya, beberapa opsiuntuk menanganinya antara lain mengalihkan jalan ke jalur yang tanahnya tidak labil, sebab ruas jalan saat ini kondisi tanahnya labil.

Bupati meminta Dinas PU beserta Camat untuk melakukan survei lokasi buat mencari jalur jalan alternatif. sementara dilakukan perbaikan agar dapat dilewati kembali oleh pejalan kaki dan kendaraan roda dua.

"Saya minta ini segera dilaksanakan, karena menyangkut hajat masyarakat nagari Sungai Naniang dan Baruah Gunuang. Jangan sampai pemerintah daerah dianggap lalai merespon bencana ini," kata dia. (*)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026