
Pengamat Pendidikan Kritik Kebijakan Sekolah Bebani Siswa
Rabu, 16 November 2016 13:26 WIB

Padang, (Antara Sumbar) - Pengamat pendidikan dari Universitas Negeri Padang Doktor Erizal Gani mengkritik kebijakan sejumlah sekolah yang membebani siswa membawa bantal dan tikar untuk kontingen Pekan Olahraga Provinsi Sumbar 2016.
"Sangat disayangkan dunia pendidikan jadi terimbas pelaksanaan Porprov di Kota Padang," kata dia di Padang, Rabu.
Ia menilai Pemerintah Kota Padang tidak siap menjadi tuan rumah pelaksanaan Porprov Sumbar 2016 sebab harus menggunakan fasilitas pendidikan sebagai penginapan kontingen dan meminta siswa membawa bantal dan tikar untuk kepentingan mereka.
Menurutnya, Padang harusnya merencanakan berbagai hal secara matang terkait pelaksanaan even besar itu dan pihak sekolah tidak perlu mengambil kebijakan yang membebani siswa.
Ia mengakui walaupun tidak ada paksaan membawa bantal dan tikar serta tidak ada instruksi resmi dari pemerintah setempat pada pihak sekolah, namun tetap saja kebijakan tersebut dipandang sangat buruk dalam dunia pendidikan.
"Saya sempat memantau beberapa sekolah dan melihat siswa membawa bantal dan tikar, saat saya tanya, mereka jawab untuk atlet," ujarnya.
Senada dengan itu, Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang Surya Jufri menyayangkan adanya kebijakan membawa bantal dan tikar ke sekolah oleh siswa untuk kepentingan kontingen Porprov Sumbar 2016.
"Sebenarnya kalau tidak ada paksaan tidak masalah, namun jika memberatkan dan dipaksakan tentu jadi sesuatu yang tidak wajar," katanya.
Sementara Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 5 Padang membenarkan sejumlah siswanya membawa bantal dan tikar ke sekolah. Namun, ia membantah para siswa dipaksa membawa peralatan tersebut.
Ia menyampaikan SMK Negeri 5 Padang memang digunakan untuk penginapan kontingen Porprov Sumbar 2016 dan siswanya turut membawa perlengkapan yang dibutuhkan.
"Kami tidak pernah mewajibkan siswa, bahkan sebagian besar peralatan dibawa oleh guru," tegasnya.
Ia menambahkan kebijakan yang diambil sekolah itu hanya untuk mematuhi imbauan dari dinas terkait untuk membawa bantal dan tikar tersebut. (*)
Pewarta: Vicha Faradhika
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
