Logo Header Antaranews Sumbar

Peserta Konferensi Internasional IAIN Batusangkar Dijamu Makan Malam

Minggu, 16 Oktober 2016 14:08 WIB
Image Print
Narasumber Konferensi Internasional Batusangkar foto bersama dengan Bupati Irdinansyah Tarmizi, Rektor IAIN Batusangkar Kasmuri, Direktur Pascasarjana Syukri Iska, dan Forkopimda Tanah Datar usai dijamu makan malam di Indo Jolito Batusangkar, Sabtu (15/10). (ANTARA SUMBAR/Irfan Taufik)

Batusangkar, (Antara Sumbar) - Peserta dan pemakalah utama Konferensi Internasional Batusangkar atau Batusangkar International Conference (BIC) I yang digelar Program Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar dijamu makan malam jajaran Pemkab Tanah Datar, Sabtu (15/10).

Rektor IAIN Batusangkar Dr. Kasmuri mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemkab Tanah Datar atas pelaksanaan konferensi internasional pertama ini.

IAIN Batusangkar saat ini tidak hanya sekedar berubah status, tetapi seluruh civitas akademikanya bertekad untuk membuktikan menjadikan perguruan tinggi ini lebih baik lagi, ucap Kasmuri.

Ia berharap IAIN Batusangkar dapat melahirkan kegiatan, karya dan pengabdian yang besar terhadap dunia pendidikan dan keilmuan termasuk untuk asyarakat Tanah Datar.

Rektor menjelaskan apa yang telah digagas Program Pascasarjana IAIN Batusangkar dibawah pimpinan Dr. Syukri Iska ini menjadi momentum IAIN menjadi lebih besar dan menetapkan kegiatan ini jadi agenda tahunan.

"Semoga Tanah Datar khususnya Kota Batusangkar semakin dikenal di Indonesia bahkan dunia internasional di bidang keilmuan dan berdampak ke sektor pariwisata, dengan kami memberi nama seminar internasional ini dengan nama Batusangkar International Conference, tuturnya.

Sementara itu, Direktur Program Pascasarjana IAIN Batuangkar Syukri Iska menyapaikan konferensi internasional ini mengangkat tema "Integration and Interconnection of Sciences, The Reflection of Islam Kaffah", yang mendatangkan empat pemakalah utama yakni Prof. Dato. Dr. Musa Ahmad (Rektor University Sains Islam Malaysia), Prof. Dr. Datuk Osman Bakar (Dean Center for Islamic Studies of University Brunei Darussalam), Prof. Dr. Imam Suprayogo (Mantan Rektor UIN Malang) dan Agus Purwanto, D.Sc (Dosen ITS Surabaya).

Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi mengatakan sangat mendukung pelaksanaan konferensi yang digelar selama dua hari ini, 15 dan 16 Oktober 2016.

Pemerintah daerah dengan IAIN Batusangkar tidak dapat dipisahkan, satu sama lain bekerja untuk mencapai tujuan yang sama untuk membangun Tanah Datar yang lebih maju dan sejahtera, ucapnya.

Bupati mengapresiasi IAIN Batusangkar yang mengangkat acara konferensi berskala internasional ini dengan menghadirkan narasumber dari empat negara dan 61 pemakalah.

Pelaksanaan konferensi ini merupakan bagian tugas IAIN sebagai sebagai lembaga ilmiah, mencari dan terus menggali ilmu adalah sebuah keniscayaan, ucapnya.

Ia menyebut kegiatan seperti ini merupakan salah satu program pemerintah daerah melalui peningkatan kualitas sumber daya Manusia.

Tanah Datar tidak mempunyai sumber daya alam yang melimpah seperti daerah lain di Indonesia, maka meningkatkan kualitas SDM menjadi sebuah keharusan demi peningkatan kesejahteraan masyarakat, katanya.

Bupati menyampaikan Tanah Datar merupakan pusat budaya Minangkabau dan salah satu destinasi wisata utama di Sumatera Barat, memiliki banyak objek wisata baik budaya maupun wisata alam yang sangat menarik dan indah.

Kepada seluruh tamu kami, selamat menikmati keindahan alam dan kekayaan budaya Tanah Datar, semoga mendapat kesan baik selama berada di sini, namun jika ada yang kurang berkenan atau yang perlu diperbaiki tolong segera beritahu kami untuk segera kami perbaiki, tuturnya.

Hadir pada acara tersebut Kapolres Tanah Datar AKBP Irfa Asrul Hanafi, Dandim Letkol Inf. Nandang Dimyati, dan Ketua Pengadilan Agama Dra. Hasnayeti, MA, Sekretaris Daerah Hardiman, pmpinan SKPD, camat dan wali nagari. (*)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026