Logo Header Antaranews Sumbar

DPRD Solok Selatan Dukung Lelang Jabatan

Selasa, 6 September 2016 19:34 WIB
Image Print

Padang Aro, (Antara Sumbar) - Wakil Ketua DPRD Solok Selatan, Sumatera Barat, Armen Syahjohan menyebutkan pihaknya mendukung kebijakan pemerintah setempat untuk melakukan "lelang jabatan" bagi tiga jabatan eselon II yang sedang kosong.

"Informasi ada tiga jabatan yang kini sedang dilelang, yakni Asisten I, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Sekretaris DPRD," katanya ketika dihubungi di Padang Aro, Selasa.

Menurutnya dengan lelang jabatan membuktikan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok Selatan ingin adanya transparasi dalam penempatan pejabat pemerintahan.

Selain itu, katanya menambahkan, lelang jabatan yang saat ini tengah dalam proses pendaftaran akan mampu menempatkan seorang ASN sesuai dengan bidang keilmuannya.

"Kita tahu bahwa saat ini masih banyak pejabat yang menduduki jabatannya tidak sesuai dengan keilmuannya," ujarnya.

Ia menambahkan lelang jabatan ini juga akan menepis keraguan masyarakat bahwa jabatan yang diamanahkan dominan muatan politiknya ketimbang penempatan pejabat sesuai dengan kemampuannya.

Ia berharap ASN di lingkup Pemkab Solok Selatan yang telah memenuhi syarat turut bersaing pada lelang jabatan ini.

"Jika hasil lelang jabatan nanti ternyata yang lolos hanya pejabat dari luar daerah, saya harap ASN Solok Selatan bisa berlapang dada," ujarnya.

Pemkab Solok Selatan memutuskan memperpanjang waktu pendaftaran lelang jabatan untuk eselon II karena setelah dibuka selama 12 hari pada tahap pertama hanya tiga orang yang mendaftar.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Solok Selatan Erwin Ali mengatakan menambah waktu pendaftaran lelang jabatan untuk tiga Satuan Kerja perangkat Daerah (SKPD) hingga Selasa (13/9 ) setelah mendapat izin dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Untuk pejabat di Solok Selatan sendiri, menurutnya, setidaknya terdapat 50 ASN yang memenuhi syarat untuk mengisi ketiga jabatan yang dilelang ini tetapi pihaknya tidak tahu mengapa kurangnya peminat yang mendaftar.

Yang mendaftar tahap pertama, yakni Basrial untuk Asisten I serta dua orang lagi Aasmi yang sekarang sekretaris Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Basrinal yang saat ini menjabat sekretaris Inspektorat mendaftar untuk mengisi jabatan Sekretaris DPRD.

Sedangkan untuk Dinas PU, katanya belum ada yang mendaftar baik pejabat setempat maupun dari kabupaten/kota lain di Sumbar.

Ia menyebutkan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan KASN satu jabatan minimal pendaftarnya empat orang sehingga dengan tiga jabatan ini harusnya yang mendaftar 12 orang paling sedikit.

"Apabila sampai penutupan pendaftaran kedua ini masih sepi peminat kami akan kembali melakukan koordinasi ke KASN," katanya.

Terkait waktu seleksi, katanya, akan disesuaikan dengan jadwal karena terjadi perpanjangan masa pendaftaran.

Selain itu, imbuhnya berkas tiga orang yang sudah mendaftar belum diperiksa sebab jumlah yang mendaftar belum memenuhi ketentuan yang ditetapkan dan masih menunggu hasil tahap dua. (*)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026