Logo Header Antaranews Sumbar

Bukittinggi Buka Monumen Bung Hatta untuk Pengunjung

Selasa, 12 Juli 2016 14:28 WIB
Image Print

Bukittinggi, (Antara Sumbar) - Pemerintah Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar), membuka Taman Monumen Bung Hatta sebagai salah satu lokasi wisata bagi masyarakat mulai Selasa pagi.

Dibukanya lokasi tersebut dimulai dengan pembersihan area monumen oleh petugas kebersihan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) dan dibantu armada pemadam kebakaran setempat.

"Lokasi ini awalnya merupakan aset provinsi, pemkot tidak dapat menganggarkan dana untuk perawatan dan memanfaatkannya. Sehingga kami upayakan aset ini dapat dihibahkan pada pemkot," kata Wali Kota Bukittinggi, M Ramlan Nurmatias di Bukittinggi.

Menurutnya, Taman Monumen Bung Hatta yang berlokasi di samping Gedung Tri Arga tersebut dapat menjadi salah satu destinasi wisata pendidikan dan sejarah bagi warga yang berkunjung.

"Bukittinggi merupakan Kota Perjuangan, banyak sejarah perjuangan bangsa Indonesia yang terjadi di sini, sehingga masyarakat perlu mengetahuinya, salah satunya melalui dibukanya monumen ini untuk umum," jelasnya.

Ia menyebutkan, pemerintah akan segera melengkapi lokasi tersebut dengan sejumlah fasilitas yang dapat memberikan informasi bagi masyarakat tentang salah satu proklamator tersebut.

"Kami juga akan tugaskan Dinas Pekerjaan Umum (PU) agar segera menambah dan memperbaiki sarana penerangan, kemudian melengkapi dengan akses internet," sebutnya.

Ia menegaskan, saat berkunjung ke monumen tersebut, masyarakat tidak dibenarkan membawa dan menikmati makanan di area tersebut untuk tetap menjaga kebersihan.

Taman Monumen Bung Hatta dibuka tanpa dipungut biaya setiap hari mulai pukul 6.00 sampai 18.00 WIB dan hingga pukul 21.00 WIB pada hari libur.

"Saat ini sedang dalam tahap pembinaan petugas yang akan bertugas di objek wisata ini. Kami harap masyarakat dapat menikmati Taman Bung Hatta serta turut merawat dan menjaga kebersihannya," ujarnya.

Sementara, di hari pertama dibukanya monumen tersebut, ramai oleh pengunjung yang datang silih berganti untuk berfoto.

Salah seorang warga setempat yang datang ke lokasi itu, Linda mengatakan mengapresiasi dibukanya monumen itu bagi pengunjung.

"Dihidupkannya taman ini, dapat menonjolkan Bukittinggi sebagai kota perjuangan karena dulu pernah menjadi ibukota RI sementara," katanya. (*)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026