Ratusan Penumpang Bus Terlantar di Terminal Tulungagung

id penumpang, bus, terlantar, tulungagung

Ilustrasi - (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/ama/16)

Tulungagung, (Antara Sumbar) - Ratusan calon penumpang bus umum antarkota dalam provinsi maupun antarkota antarprovinsi telantar di Terminal Gayatri Tulungagung, Jawa Timur, sebagai dampak kemacetan di sejumlah ruas jalan raya Surabaya-Tulungagung maupun rute lain sehingga bus terlambat datang.

"Banyak bus AKDP maupun AKAP yang terlambat datang di terminal karena terjebak macet," kata Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Terminal Gayatri Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tulungagung Anggar Wicaksono di Tulungagung, Minggu.

Akibat minimnya bus umum yang masuk terminal, banyak penumpang yang tidak terangkut. Sebagian besar penumpang harus menunggu berjam-jam untuk mendapat angkutan balik Lebaran karena saling berebut kursi saat ada bus umum datang dan masuk area pemberangkatan.

"Sepertinya Sabtu (9/7) kemarin dan hari ini menjadi puncak arus balik sehingga volume penumpang melonjak hingga lima kali lipat dari biasanya," ujarnya.

Anggar mengakui telah terjadi penumpukan penumpang di Terminal Gayatri karena banyaknya armada bus yang terjebak kemacetan sehingga terlambat masuk ke area terminal.

Selain itu, kata dia, bus yang masuk ke terminal sudah membawa penumpang terlebih dahulu dari garasi. "Banyak penumpang yang naik mulai dari garasi bus," ujarnya.

Anggar menuturkan hingga H+3 Lebaran 2016 tercatat total penumpang di terminal Gayatri selama arus mudik dan balik Lebaran mencapai 15.075 penumpang, dengan rincian penumpang naik sebanyak 8.491 orang sementara penumpang turun sebanyak 6.584 orang.

"Saat puncak mudik kemarin jumlahnya hanya sekitar 10 ribu penumpang lebih sedikit. Tapi jumlah ini masih turun sekitar 2,5 persen dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 17.000 penumpang," ujarnya.

Anggar menambahkan upaya yang dilakukan guna mengangkut seluruh penumpang yang terlantar di antaranya mananejemen UPT Terminal Gayatri telah berkoordinasi dengan perusahaan atobus (PO) untuk mengeluarkan bus pariwisata sebagai bus cadangan jika penumpukan penumpang masih terjadi.

Selain itu, untuk menghindari kemacetan rute bus dengan tujuan Surabaya yang biasanya melewati Jombang akan dialihkan melalui Pare Kediri.

"Arus balik ini diperkirakan akan mencapai puncaknya pada minggu malam. Total armada yang dikerahkan untuk melayani penumpang pada arus balik ini sebanyak 626 armada," kata Anggar. (*)

Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar