
Bukittinggi dan Padang Langka Kamar Hotel
Minggu, 10 Juli 2016 11:17 WIB

Bukittinggi, (Antara Sumbar) - Kota Bukittinggi dan Padang di Sumatera Barat terjadi kelangkaan kamar hotel karena sudah dipesan dan terisi sejak H+1 hingga H+4 Idul Fitri 1437 Hijriyah.
Pantauan Antara hingga Minggu pagi masih belum tersedia kamar di hotel-hotel di Kota Bukittinggi dan Padang, kecuali untuk daftar tunggu Minggu (10/7) malam.
Sejumlah laman penyedia jasa kamar hotel menginformasikan hampir semua hotel hotel di Padang dan Bukittinggi pada empat hari pascalebaran sudah penuh.
Ketersediaan kamar hanya mungkin didapat jika menghubungi secara langsung hotel-hotel yang diperkirakan masih tersisa satu dua kamar kosong.
Suasana penuhnya kamar hotel merupakan keuntungan Hotel Edotel Minangkabau yang dikelola oleh SMK VI Padang.
Menurut Wandi, salah seorang karyawan Hotel Edotel, mulai malam Kamis hingga malam Minggu, sebagian besar dari 29 kamarnya terisi.
Hotel ini menjadi laboratorium dan tempat praktik bagi siswa SMK tersebut untuk mempraktikkan ilmu yang didapat di bangku sekolah. Hotelnya berada dalam kompleks sekolah.
Sementara arus laluluntas jalur Padang ke Bukit Tinggi pada Minggu pagi juga masih lengang dan terdapat satu dua titik macet seperti menjelang Air Terjun Lembah Anai dan menjelang masuk Kota Padang Panjang.
Arus balik bagi para pemudik di Sumatera untuk kembali ke kota-kota besar di Sumatera dan Jawa diperkirakan mulai hari ini dan terus berlangsung hingga Minggu pekan depan.
Sebelumnya, jalur ini, pulang-pergi, macet total disebabkan kepadatan kenderaan dan juga pada titik pertigaan, dan di sepanjang Lembah Anai, terus hingga Padang Panjang dan Bukittinggi.
Diperkirakan, arus balik dari Bukittinggi ke arah Padang dan Bukittinggi ke Solok setelah Zuhur akan padat seiring arus balik dan para pemudik langsung kembali ke kota-kota tujuannya.
Arus kenderaan dari Padang ke Kawasan Wisata Mande, Piaman, melalui Google maps juga terlihat lancar, hanya di beberapa titik terlihat padat, tetapi masih lancar dan tidak terlihat titik kemacetan.
Kondisi itu berbeda pada Kamis hingga Sabtu kemarin. (*)
Pewarta: Erafzon SAS
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
