
Hasto: Husni Kamil Perkuat Pemilu Lebih Jurdil
Jumat, 8 Juli 2016 13:50 WIB

Jakarta, (Antara Sumbar) - Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengenang Ketua Komisi Pemilihan Umum Husni Kamil Manik sebagai seorang yang memperkuat penyelenggaraan pemilu yang lebih jujur dan adil (jurdil).
Hasto dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat menyatakan DPP PDI Perjuangan merasa sangat kehilangan atas wafatnya Ketua KPU Husni Kamil Manik.
"Beliau meletakkan dasar penyelenggaraan pemilu yang lebih jurdil dan akuntabel. Terobosannya untuk menjadikan dokumen berita acara perolehan suara C1 untuk diakses oleh publik melalui sistem Teknologi Informasi (TI) KPU merupakan terobosan yang sangat penting," katanya.
Di bawah kepemimpinan beliau, kata Hasto, KPU mampu memperkuat penyelenggaraan pemilu yang lebih demokratis dan berintegritas.
"Berkat beliau, dokumen C1 menjadi begitu mudah diakses sehingga penghitungan cepat hasil pemilu dapat dilakukan dengan dokumen otentik yang mampu meminimalkan kecurangan pemilu," tuturnya.
Ia mengungkapkan perjumpaan terakhir dengan almarhum pada saat acara buka puasa di tempat Wakil Ketua MPR, Oesman Sapta Odang.
"Saya duduk bersebelahan dengan beliau. Saat itu, saya secara khusus menyampaikan pesan Ibu Megawati Soekarnoputri yang memberikan apresiasi atas kepemimpinan beliau di KPU. Almarhum menyampaikan pesan kepada saya agar pengisian komisioner KPU untuk Pemilu 2019 sebaiknya seluruhnya tidak diisi oleh personel baru.
Ia menilai demi kesinambungan pengalaman, maka sebaiknya ada personel KPU dari periode saat ini, di mana karena pengalaman dan kompetensinya dapat dipertahankan sebagai komisioner KPU.
"Almarhum juga menaruh perhatian besar bagaimana tradisi pemilu yang demokratis dan berintegritas terus dibangun serta diperkuat secara sistemik," ucap Hasto.
Ia menambahkan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri langsung memberikan arahan agar seluruh jajaran PDI Perjuangan memberikan penghormatan terbaik kepada almarhum, Husni Kamil Manik.
"Di bawah kepemimpinan beliau, KPU mampu membangun dan menjaga kepercayaan publik sebagai institusi demokrasi modern yang terpercaya," katanya.
Husni Kamil Manik meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Pertamina Jakarta Selatan, Kamis malam pukul 21.10 WIB, karena sakit.
Sebelum menjabat sebagai Ketua KPU, pria kelahiran 18 Juli 1975 itu tercatat pernah menjadi Komisioner KPU Sumatera Barat sejak 2003 sampai kemudian bergabung dengan KPU pusat pada 2012. (*)
Pewarta: Benardy Ferdiansyah
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
