Logo Header Antaranews Sumbar

Ratusan Murid MDA Solok Selatan Pawai Obor

Selasa, 5 Juli 2016 23:13 WIB
Image Print
Ilustrasi - Anak-anak membawa lampion saat mengikuti takbiran keliling di Ampenan, Mataram, NTB, Kamis (16/7/15). Untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1436 H yang jatuh pada hari Jumat 17 Juli 2015 ribuan umat muslim kota Mataram memadati jalan-jalan protokol di kota Mataram sambil melakukan takbiran keliling. (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi)

Padang Aro, (Antara Sumbar) - Ratusan murid Madrasah Diniyah Aliyah (MDA) di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, Selasa malam, menggelar pawai obor sambil mengumandangkan kalimat takbir dalam menyambut 1 Syawal 1437 Hijriyah.

Pawai yang di pusatkan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Muara Labuh, Kecamatan Sungai Pagu, dilepas oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Solok Selatan, Yulian Efi, sekitar pukul 20.00 WIB.

Pawai obor itu mengambil rute sekitar RTH Muara Labuh dan finis di bekas pasar Muara Labuh itu.

Yulian Efi menyebutkan, pawai obor yang diikuti ratusan murid MDA se-Kecamatan Sungai Pagu ini dalam menyambut 1 Syawal 1437 Hijirah.

"Setelah kita sebulan berpuasa, menahan lapar, dahaga dan nafsu, besok merupakan hari kemenangan dan diakhiri oleh shalat Idul Fitri," ujarnya.

"Agar kembali fitrah, kita kemudian saling maaf memaafkan," tambahnya.

Dalam kesempatan itu, ia mengemukakan dirinya mewakili Pemerintah Kabupaten Solok Selatan mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1437 Hijriyah.

Usai pawai obor, ratusan murid MDA tersebut dihibur oleh permainan bedug dari kelompok musik setempat sambil mengumandangan kalimat takbir.

Bukan hanya peserta pawai, tapi juga ribuan masyarakat tumpah ruah di RTH untuk menyaksikan bedug takbir tersebut.

Bunyi letusan kembang api yang dinyalakan warga juga menghiasi acara tersebut.

Di sisi lain, kemacetan terjadi di jalan RTH Muaralabuh. Tampak personel polisi dan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Solok Selatan sibuk mengatur lalu lintas di simpang tiga RTH Muaralabuh.

"Macet mas. Masyarakat seolah keluar ke jalan," ujar seorang warga Andrivon (46) yang juga terjebak macet.

Arsu lalu lintas berangsur normal sekitar pukul 22.00 WIB. (*)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026