Logo Header Antaranews Sumbar

AS Minta Maaf pada Filipina

Jumat, 25 Januari 2013 18:17 WIB
Image Print

Manila, (ANTARA/Xinhua-0ANA) - Pemerintah Amerika Serikat pada Jumat meminta maaf kepada Filipina untuk kapal penyapu ranjaunya USS Guardian yang kandas di Pulau Karang Tubbataha di Laut Sulu. "Atas nama pemerintah Amerika Serikat, saya ingin menyampaikan penyesalan saya yang mendalam kepada pemerintah dan rakyat Filipina atas kandasnya USS Guardian di Karang Tubbataha," kata Duta Besar Harry Thomas Jr dalam satu pernyataan yang dikeluarkan oleh Kedutaan Besar AS di Manila. "Ini adalah kecelakaan yang disesalkan, dan saya mengakui keprihatinan yang sah atas kerusakan yang terjadi pada sesuatu yang unik dan keajaiban alam, yang diakui secara internasional karena keindahan dan keanekaragaman hayatinya," tambahnya. Thomas meyakinkan pemerintah Filipina bahwa Washington berkomitmen untuk memindahkan kapal itu dari wilayah tersebut sesegera mungkin. Dia juga mengatakan, Washington akan bekerja sama dengan pemerintah Filipina untuk menilai kerusakan yang disebabkan oleh kecelakaan tersebut dan mengambil langkah-langkah untuk mengatasinya. Kedutaan Besar AS mengeluarkan pernyataan setelah pemerintah Filipina mengungkapkan bahwa 1.000 meter persegi dari 97.030 hektar Karang Tubbataha rusak oleh USS Guardian yang terjebak dan kandas di daerah itu sejak 17 Januari. Komandan Armada ke-tujuh Angkatan Laut AS sebelumnya telah menyampaikan penyesalan atas kerusakan yang disebabkan oleh kandasnya USS Guardian di Karang Tubbataha di Laut Sulu, di Filipina selatan. Karang Tubbataha dianggap sebagai salah satu situs penyelaman terbaik di dunia dan memiliki dua atol karang yang menjadi pelabuhan bagi 600 jenis ikan, 360 jenis karang, 11 spesies hiu, 13 jenis lumba-lumba dan ikan paus, 100 jenis burung dan penyu. Karang ini dinyatakan sebagai Situs Warisan Dunia oleh Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa Bangsa pada tahun 1993. (*/wij)



Pewarta:
Editor: Antara TV
COPYRIGHT © ANTARA 2026