Logo Header Antaranews Sumbar

Wartawan Haluan Meninggal Digilas Mobil

Rabu, 23 Januari 2013 19:11 WIB
Image Print

Bukittinggi, (ANTARA) - Keluarga besar wartawan Kota Bukittinggi, Sumatera Barat berduka dengan meninggalnya Aulia Rahman (25), wartawan Haluan, Rabu sekitar 12.20 WIB akibat kecelakaan di jalan Bukittinggi-Payakumbuh. Dilaporkan bahwa kecelakaan itu tepatnya di KM 5 atau di depan Bank Rangkiang Aua, Tanjung Alam, Kecamatan IV Angkek, Kabupaten Agam. Kepergian wartawan muda asal Sungai Janiah, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam tersebut membuat beberapa rekannya merasa kehilangan. Almarhum kelahiran Panampuang, 19 Juni 1988 yang juga merupakan mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Haji Agus Salim Bukittinggi itu, dikenal ramah dan baik. Bahkan, beberapa rekan seprofesi merasa bermimpi dan nyaris tak percaya atas kepergian almarhum yang begitu cepat. Rekan satu kampusnya juga mengakui bahwa almarhum tidak hanya dikenal sebagai anak yang baik dan pandai bergaul, tetapi juga dikenal rajin dan berprestasi. Data dihimpun ANTARA, peristiwa tragis yang merenggut nyawa korban berawal ketika korban yang mengendarai sepeda motor Vega ZR BA 3285 LH melaju dari arah Baso menuju Bukittinggi. Di KM 5 atau di depan Bank Rangkiang Aua, korban menyapa temannya, M. Davis, yang mengendarai mobil Kijang. Dalam kondisi kendaraan yang sedang melaju, kemudian korban pun memotong mobil Honda Freed. Sewaktu memotong mobil Honda Freed, stang kendaraan yang dikendaraai korban tersenggol mobil tersebut sehingga mengkibatkan korban terjatuh, kemudian disambut oleh mobil L-300 yang datang dari arah Bukittinggi. Korban digilas roda sebelah kanan L-300 tersebut. Dalam peristiwa itu, pengemudi L-300 serta mobil Honda Freed langsung kabur serta membiarkan korban yang terkapar di jalan raya. Kepala Kepolisian Resor Kota Bukittiggi AKBP Eko Nugrohadi didampingi Kasat Lantas AKP Yusep Dwi Prasetiya, menyebutkan, korban menderita luka parah. "Korban meninggal di Tempat Kejadian Peristiwa (TKP). Jasad korban dilarikan ke Rumah Sakit Yarsi Bukittinggi. Polisi masih melakukan penyelidikan atas peristiwa tersebut," katanya. Di rumah sakit Yarsi Ibnu Sina, di samping keluarga korban, juga terlihat membezuk Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi, Yuen Karnova, Ketua DPRD Bukittinggi, H. Rachmat Aris, dan rekan-rekan wartawan yang bertugas di wilayah Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam. (*/ham/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026