
Pemkab: Petani Padi Harus Tanam Dua Kali Setahun
Minggu, 8 Mei 2016 15:35 WIB

Simpang Empat, Sumbar, 8/5 (Antara) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), menyarankan petani yang ada agar menjalankan program tanam dua kali setahun.
"Sosialisasi tanam dua kali setahun sudah lama kami lakukan. Sejumlah daerah seperti Talu Kecamatan Talamai sudah melakukan dan hendaknya daerah lain mengikutinya," kata Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikuktura Pasaman Barat, Edrizal di Simpang Empat, Minggu.
Ia menambahkan program tanam dua kali setahun merupakan salah satu upaya peningkatan hasil produksi tanaman padi yang ada.
Selain memperbanyak indek penanaman, pihaknya juga melakukan perbaikan dan peningkatan sarana prasarana seperti irigasi, parit dan embung.
"Meningkatkan kelembagaan penyuluh bekerja sama dengan Badan Penyuluh yang ada. Serta pemakaian benih berlabel atau benih unggul," ujarnya.
Ia mengharapkan kepada para petani terus berupaya meningkatkan kemampuan dalam rangka meningkatkan produksi padi.
Selain itu juga jangan mudah mengalihkan fungsi lahan dari lahan sawah untuk tanaman lainnya. Sebab, padi sawah sangat penting keberadaannya untuk menjaga ketahanan pangan masyarakat.
Ia menyatakan pada tahun 2015 Pasaman Barat berhasil meningkatkan produksi padi di atas lima persen pada 2014.
"Atas pencapaian itu Pasaman Barat memperoleh penghargaan ketahanan pangan dari Mentri Pertanian melalui Gubernur Sumbar," ujarnya.
Produksi padi sawah tahun 2014 mencapai 123.057 ton di atas 22.510 hektare lahan tanam. Sedangkan produksi padi ladang mencapai 18.762 ton dilahan tanam 5.814 hektare.*
Pewarta: Altas Maulana
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
