
Persediaan Beras Pesisir Selatan Cukup Hingga Ramadhan
Selasa, 26 April 2016 21:00 WIB

Painan, (Antara) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar), menjamin persediaan beras konsumsi lokal cukup hingga Bulan Ramadhan tahun 2016.
"Stok beras kami masih banyak dan cukup untuk konsumsi masyarakat di kabupaten ini hingga Ramadhan akan datang. Diperkirakan dalam bulan ini musim panen raya sudah datang," kata Wakil Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar di Painan, Selasa.
Khusus di Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional (Divre) II Sumbar, Gudang Sago Painan, Pesisir Selatan persediaan beras masih tersedia sekitar 150 ton.
Tidak saja itu, pemkab juga masih memiliki persediaan gabah kering di lumbung pangan di 10 kecamatan dari 15 kecamatan yang ada di kabupaten itu.
Guna menjaga persediaan pangan di kabupaten itu agar tetap aman, pemkab setempat terus melakukan pengawasan terhadap pergerakan harga karena sewaktu waktu para pedagang bisa saja menaikkan harga kebutuhan pokok tersebut.
Persediaan beras yang ada saat ini, selain berguna sebagai pertahanan pangan jika terjadinya lonjakan harga saat persediaan di masyarakat mulai menipis, juga bermanfaat untuk ketahanan pangan jika terjadi berbagai bencana alam.
Menurutnya, Pesisir Selatan sangat rawan akan berbagai macam bencana, apalagi pada musim hujan, bencana banjir dan longsor sangat rawan terjadi. Maka itu perlu adanya stok pangan sehingga disaat terjadi bencana, persediaan tersebut dapat didistribusikan langsung ke masyarakat yang membutuhkan.
Sementara Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Pesisir Selatan, Emirda Ziswati mengatakan pemkab setempat terus berupaya menjaga ketahanan pangan agar tetap tersedia dan tidak terjadi lonjakan harga akibat persediaan menipis.
Upaya tersebut yakni memperbanyak persediaan dengan melakukan pembelian gabah dari hasil panen petani melalui lembaga distribusi pangan masyarakat (LDPM) yang tersedia di kecamatan.
"Tempat penyimpan bahan pangan kita yang ada saat ini diyakini mampu menjaga kestabilan harga dan dapat mengendalikan persediaan pangan di kabupaten ini. Maka itu keberadaan lembaga ini perlu dioperasikan secara efektif," sebutnya.
Khusus LDMP, hingga kini kabupaten itu telah memiliki empat unit yakni dua unit di Kecamatan IV Jurai, dua unit lagi masing-masing di Bayang Utara dan Koto XI Tarusan. Lembaga pangan tersebut berfungsi mengantisipasi kekurangan stok pangan, baik saat terjadinya bencana alam maupun memasuki masa-masa pergantian musim. (*)
Pewarta: Junisman Sawahlunto
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
