
Bupati: Data Siswa Berprestasi tapi Kurang Mampu
Minggu, 24 April 2016 21:28 WIB

Lubuk Basung, 24/4, (Antara) - Bupati Agam, Indra Catri meminta kepada kepala sekolah dan pengawas untuk mendata siswa yang memiliki kemampuan di atas rata-rata namun berasal dari keluarga kurang mampu.
"Mereka ini bisa diusulkan mendapatkan bantuan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan lebih tinggi," katanya saat membuka Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) II Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) tingkat daerah itu di Lubuk Basung, Minggu (24/4).
Saat ini, pemerintah telah menyediakan beasiswa bidik misi bagi siswa kurang mampu setiap tahun ke perguruan tinggi negeri.
Selain itu, Badan Amil Zakat Zasional (Baznas) Agam juga memberikan bantuan pendidikan kepada siswa kurang mampu.
"Setiap tahun Baznas Agam menyalurkan bantuan pendidikan dengan program Agam pintar sekitar Rp1 miliar sampai Rp2 miliar," katanya.
Dengan cara ini, maka sumber daya manusia di Agam akan lebih baik lagi dan banyak melahirkan pemikir, ilmuan dan pakar.
Ke depan, ia menginginkan organisasi PGRI harus kuat karena tugas kedepan sangat berat dan kopetensi untuk mendidik anak jauh lebih berat.
"Saya mengharapkan organisasi PGRI bisa lebih maju dan semakin eksis dalam mencerdaskan anak bangsa," katanya.
Ketua PGRI Agam Isra, menambahkan, PGRI akan berusaha semaksimal mungkin dalam mencerdasakan anak bangsa karena ini tugas pokok dari PGRI.
Ia menambahkan, Porseni ini merupakan agenda tahunan dan ini yang kedua kalinya dilaksanakan di Agam dengan jumlah peserta 240 orang. Ke 240 peserta ini akan mengikuti cabang olahraga bulu tangkis, tenis meja, melukis dan lainnya.
"240 peserta ini merupakan utusan dari 16 kecamatan. Kegiatan ini berlangsung di GOR Rang Agam dan SMKN 1 Tanjung Raya selama dua hari pada 24 sampai 25 April 2016," tambahnya. *
Pewarta: Yusrizal
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
