Logo Header Antaranews Sumbar

18 Mahasiswa Ikuti Program Doktor Ke Australia

Sabtu, 2 April 2016 09:10 WIB
Image Print

Padang, (AntaraSumbar) - Sebanyak 18 Mahasiswa calon Strata-3 (S3) dari beberapa perguruan tinggi di Sumatera mengikuti persiapan untuk program Doktor ke Universitas Deakin di Australia yang diselenggarakan Universitas Andalas (Unand) Padang, Sumatera Barat (Sumbar) Sabtu.

"Saat ini telah selesai persiapan pelatihan ketiga dan akan mulai buka yang keempat," kata Koordinator Pelatihan kegiatan itu, Citra Amelia di Padang, Sabtu.

Dia menyebutkan kegiatan pelatihan ini yang disebut "Deakin pre-departure batch trainning" ini telah dilaksanakan sebanyak tiga kali dan pesertanya beragam dari berbagai perguruan tinggi di Sumatera.

Khusus untuk pelatihan persiapan yang ketiga ini 18 orang peserta pelatihan berasal antara lain dari STKIP PGRI, Universitas Muhammadiyah, STBA Prayoga dan Universitas Negeri Medan.

Beberapa kegiatan yang dilaksanakan dalam pelatihan persiapan ini pengenalan modul kuliah di Deakin oleh beberapa pengajar asal Universitas tersebut. Terakhir dua Profesor hadir di Unand untuk memaparkan berbagai gambaran strategis untuk berkuiah di sana.

Pelatihan persiapan ini dilakukan selama empat bulan dan untuk yang batch ketiga telah memasuki tahap akhir, tambahnya.

"Deakin pre-departure batch trainning' telah diadakan sejak 2014 dan telah berangkat untuk periode pertama dan kedua ke Australia untuk mengejar gelar Doktor," sebutnya.

Program ini sebutnya merupakan hasil kerja sama antara Unand dengan Universitas Deakin disamping kerja sama dalam bidang tukar menukar mahasiswa dan riset penelitian.

Program ini membuka kesempatan dosen atau lulusan S2 untuk mendapat beasiswa melanjutkan studi doktoral ke Deakin. Tentunya dengan seleksi yang ketat dan transparan, tambahnya.

Tujuannya untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan pengajar atau mahasiswa lokal di Indonesia, ujarnya.

Sementara itu salah satu dosen di Unand, M. Nazri menilai kesempatan kuliah di universitas ternama di Australia termasuk langka.

Menurutnya cara Deakin membuka persiapan dan pelatihan seharusnya dimanfaatkan sebaik-baiknya bagi yang ingin mengejar gelar doktor ke luar negeri.

Sebab sangat jarang sekali universitas ternama membuka program dan strateginya mulai dari awal hingga dapat berkuliah di perguruan tinggi tersebut, ujarnya. (*)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026