
Pengamat: Persoalan Internal PD Untungkan Nasdem-Gerindra

Jakarta, (ANTARA) - Pengamat politik, Sukardi Rinakit menyebutkan adanya persoalan internal yang menghinggapi Partai Demokrat (PD) dapat menguntungkan Partai Nasional Demokrat (Nasdem) dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra). "Partai Demokrat turun popularitas karena persoalan internal, ada kecenderungan pendukungnya pindah ke Partai Gerindra dan Nasdem," kata Sukardi Rinakit pada Rapat Koordinasi dan Pelatihan Badan Komunikasi Partai Gerindra bersama Tim DPD Komunikasi Partai Gerindra di Jakarta, Sabtu. Sukardi menuturkan, ketokohan pendiri Gerindra, Prabowo Subianto yang memengaruhi perkembangan partai tersebut, sehingga kekisruhan internal Partai Demokrat mendapatkan keuntungan bagi Gerindra. Prabowo bersama Jusuf Kalla, Mahfud MD dan Megawati menjadi empat orang tokoh yang dianggap berkarakter tegas berdasarkan pilihan masyarakat Indonesia. Sukardi memprediksikan Partai Gerinda mampu meraih minimal 22 persen suara pada Pemilihan Legislatif 2014 dengan catatan memanfaatkan kekisruhan Partai Demokrat secara positif. Selain itu, Partai Gerindra juga dapat menggandeng dukungan dari partai non-parlemen untuk menambah kekuatan menghadapi Pemilihan Presiden 2014. Sukardi menganalisa, Partai Golkar dan PDI Perjuangan akan mendapatkan suara sebanyak 20 persen, Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sekitar tujuh hingga 10 persen, Nasdem (lima persen) dan sisanya pada angka "parlemen parliamentary threshold". "Kemungkinan Partai Gerindra bisa mengusung calon presiden tanpa harus koalisi dengan partai lain," ujar Sukardi. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
