
Solok Selatan Segera Kirim Nota APBD ke Gubernur
Jumat, 29 Januari 2016 18:24 WIB

Padang Aro, (Antara) - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, segera mengirimkan nota Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) ke Gubernur untuk dievaluasi.
"APBD sudah disetujui oleh DPRD setempat hari ini, dan sebagai tindak lanjutnya akan segera dikirimkan ke Gubernur untuk dievaluasi," kata Sekretaris Daerah Solok Selatan, Yulian Efi di Padang Aro, Jumat.
Dia menjelaskan, keterlambatan pengesahan APBD oleh DPRD karena masing-masingnya memanggil tidak dalam pertemuan resmi atau forum sehingga panggilan itu tidak bisa dipenuhi dalam waktu bersamaan.
"Kita meminta DPRD memanggil secara resmi di forum sehingga bisa dijelaskan secara menyeluruh dan semuanya jadi jelas dalam suatu pertemuan resmi," katanya.
Dia berharap SKPD supaya mempersiapkan bahan untuk pengadaan sesuai instruksi Bupati nomor 500/008/Ekbang-2016 tentang percepatan proses lelang tahun anggaran 2016.
"Setelah evaluasi oleh Gubernur selesai dan tidak ada masalah lagi SKPD bisa langsung mendaftarkan proses lelang ke ULP sehingga prosesnya bisa cepat," katanya.
Pelaksana Tugas Ketua DPRD Kabuaten Solok Selatan, Ali Sabri Abas mengatakan, pengesahan APBD terlambat disebabkan senior eksekutif yaitu Sekda tidak hadir saat rapat pembahasan dengan legislatif.
Dia menjelaskan, keterlambatan pengesahan APBD dikarenakan adanya substansi yang bertambah di dalamnya sehingga perlu penjelasan.
Selama ini katanya, yang menghadiri panggilan rapat di DPRD hanya SKPD sehingga banyak keraguan yang dipertanyakan tidak bisa mereka jawab.
"Kita butuh tanggapan yang jelas dari pemerintah daerah tetapi selama ini tidak terjadi, karena Sekda tidak hadir rapat dengan DPRD sehingga keraguan yang dipertanyakan belum terjawab dan imbasnya pengesahan APBD tertunda," katanya.
Akan tetapi katanya, setelah ada tanggapan terhadap semua keraguan tersebut oleh Sekda dan tidak ada yang membahayakan baru ditandatangani oleh DPRD. (*)
Pewarta: Erik Ifansyah Akbar
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
