Logo Header Antaranews Sumbar

Kemenhub: KM Sabuk Nusantara 49 Tidak Terbakar

Jumat, 22 Januari 2016 13:31 WIB
Image Print

Jakarta, (Antara) - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan mengklarifikasi terbakarnya (tidak) KM Sabuk Nusantara 49 yang bertolak dari Pelabuhan Tenau, Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kemenub Bobby R mamahit dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat, mengatakan api berasal dari sebuah kasur di kapal.

"ABK (anak buah kapal) melihat ada kasur terbakar dan langsung melakukan upaya pemadaman, dan api telah dipadamkan," ungkapnya.

Bobby memastikan kapal tersebut dalam kondisi aman dan tidak ada korban jiwa.

Dia menjelaskan kronologi kejadian tersebut, yakni KM Sabuk Nusantara 49 dari Kupang menuju Naikliu pada Rabu (20/1) lalu pukul 23.10 WITA.

Setelah 20 menit arau kurang lebih empat mil, lanjut dia, pada pukul 23.30 WITA seorang ABK melihat kasur yang terbakar tersebut dan langsung dipadamkan.

"Kondisi kapal aman, tidak terbakar," ucapnya.

Dia menyebutkan KM Sabuk Nusantara 49 membawa 89 penumpang dan 18 kru dan telah dievakuasi oleh Tim SAr dan Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) ke dermaga Pelabuhan Tenau.

"Setelah dilakukan perbaikan, kapal tersebut sore hari kemarin telah berlayar kembali," tukasnya.

Sebelumnya, kejadian yang berada di kapal yang dioperasikan Pelni tersebut sempat membuat panik penumpang, dan salah seorangnya dilarikan Rumah Sakit TNI Angkatan Laut di Tenau Kupang untuk mendapatkan perawatan.

KM Sabuk Nusantara 49 seharusnya diberangkatkan pada 2 Januari 2016, namun karena masalah izin dari Kementerian Perhubungan, keberangkatannya ditunda.

Akibatnya puluhan penumpang asal Maluku Utara yang berlayar menggunakan kapal itu sempat terlantar di Pelabuhan Tenau Kupang. (*)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026