
Legislator: Sektor Pariwisata Sumbar Perlu Pembenahan
Kamis, 21 Januari 2016 20:48 WIB

Padang, (AntaraSumbar) - Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat (Sumbar), Arkadius meminta pemerintah provinsi setempat lebih serius dalam membenahi sektor pariwaisata.
"Dalam pembenahan ini perlu adanya perhatian dalam beberapa faktor seperti destinasi pariwisata, aturan dalam pariwisata tersebut, dan juga pola pikir pelaku pariwaisata juga harus ada perubahan," ujarnya di Padang, Kamis.
Ia menjelaskan, walapun di Sumbar telah ada perencanaan destinasi pariwisata, serta sudah ditetapkan mana yang menjadi daerah pariwisata andalan, prioritas, dan startegis, namun semua itu hanya sebatas rencana, belum terlaksana.
"Menurut saya suatu pariwisata tidak perlu dikemas sekaligus, cukup pikirkan langkah strategis mana yang perlu dikerjakan terlebih dahulu. Sehingga konsep dasar dari pariwisata tersebut bisa tercapai," ujarnya.
Selain itu, kata dia, faktor pendukung pariwisata pun juga harus diperhatikan demi tempat pariwaisata tersebut bisa eksis lebih lama.
Sementara itu, Sekretaris Komisi V Bidang (Kesejahteraan Rakyat) DPRD Sumbar, Yuliarman mengatakan sektor pariwisata dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Selain itu, pesatnya pariwisata secara otomatis akan menumbuhkan perekonomian masyarakat kecil dan membuka lapangan pekerjaan.
"Kalau pariwisata maju, pasti akan membuka peluang kerja bagi masyarakat. Kemudian ekonomi kreatif pasti akan tumbuh dengan sendirinya," katanya.
Ia mengungkapkan, pengelolaan pariwisata di Sumbar belum berkembang dengan baik. Pasalnya, belum didukung infrastruktur yang memadai, sehingga pemungutan retribusi di beberapa tempat wisata belum diberlakukan.
"Kalau tidak didukung infrastruktur, tidak boleh dilakukan pemungutan retribusi. Wisatawan itu harus dijamin keamanannya, kenyamannya dan keindahan yang disajikan pengelola di tempat wisata tersebut," katanya. (*)
Pewarta: Lestarysca
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
