
Prodi S1 Pariwisata UNP kembangkan paket wisata budaya berbasis masyarakat di Nagari Tabek Panjang

Padang (ANTARA) - Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Program Studi S1 Pariwisata Universitas Negeri Padang (UNP) mendampingi masyarakat Nagari Tabek Panjang, Kabupaten Agam, Sumatera Barat mengembangkan paket wisata budaya berbasis masyarakat dalam upaya menarik wisatawan mancanegara.
Kegiatan bertajuk “Pendampingan Paket Wisata Budaya Berbasis Masyarakat dalam Upaya Menarik Wisatawan Mancanegara ke Kabupaten Agam” tersebut digelar di Kantor Wali Nagari Tabek Panjang, Kabupaten Agam, Minggu (2/8).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Integrasi Pengabdian Prodi dan Nagari (PIPN), hasil kerja sama antara Prodi S1 Pariwisata UNP dan Pemerintahan Nagari Tabek Panjang, sekaligus menjadi salah satu bentuk sinergi antara dunia akademik dan masyarakat dalam mengembangkan potensi pariwisata lokal.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wali Nagari Tabek Panjang Dony Suhendri, S.E., dan dihadiri warga serta pelaku wisata setempat yang mengikuti kegiatan dengan antusias.
Koordinator Program Studi S1 Pariwisata UNP Hendri Azwar, S.ST., M.Par., Ph.D., CHE, turut hadir dan memberikan sambutan.
Dalam pelaksanaannya, tim pengabdian menghadirkan dua narasumber di bidang pariwisata, yakni Joni Mardianto, M.Par., dan Pasaribu, S.ST.Par., M.Si.Par., yang memberikan wawasan dan strategi praktis dalam pengembangan produk wisata berbasis masyarakat.
Ketua Tim Pengabdian S1 Pariwisata UNP Violintikha Harmawan, M.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas partisipasi aktif masyarakat Nagari Tabek Panjang.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pengabdian Integrasi Prodi dan Nagari. Kami berharap kerja sama ini menjadi langkah awal untuk kolaborasi lain ke depannya antara Prodi S1 Pariwisata UNP dengan Nagari Tabek Panjang,” kata Violintikha di Padang, Minggu.
Ia menjelaskan program pendampingan tersebut dirancang untuk terintegrasi dengan agenda tahunan Nagari Tabek Panjang, yaitu Festival Seni atau Art Show Nagari Tabek Panjang, yang tahun ini memasuki penyelenggaraan kelima.
Sinergi antara kegiatan pengabdian dan festival tahunan tersebut diharapkan tidak hanya menyukseskan pelaksanaan acara, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat melalui peningkatan kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, yang pada akhirnya bermuara pada peningkatan kesejahteraan warga Nagari Tabek Panjang.
Penguatan kapasitas masyarakat
Program pendampingan secara khusus difokuskan pada pengembangan paket wisata budaya berbasis masyarakat dengan melibatkan warga nagari secara langsung dalam mengemas kekayaan budaya lokal, mulai dari kesenian tradisional, kuliner khas, kerajinan tangan hingga kearifan lokal, menjadi produk wisata yang siap ditawarkan kepada pengunjung.
Pendekatan berbasis masyarakat tersebut bertujuan agar manfaat ekonomi dari sektor pariwisata dapat dirasakan langsung oleh warga, sekaligus menjaga kelestarian budaya setempat sebagai daya tarik utama destinasi.
Menyasar wisatawan mancanegara
Selain penguatan kapasitas masyarakat dalam mengemas produk wisata, program tersebut juga diarahkan untuk mendorong Nagari Tabek Panjang semakin dikenal di kancah wisata internasional.
Peserta dibekali pemahaman mengenai standar layanan, penyajian informasi serta strategi promosi digital yang sesuai dengan preferensi wisatawan mancanegara.
Dengan demikian, paket wisata budaya yang dihasilkan tidak hanya menarik minat wisatawan domestik, tetapi juga mampu bersaing untuk menarik kunjungan wisatawan asing ke Kabupaten Agam.
Peserta yang terdiri atas warga dan pelaku wisata Nagari Tabek Panjang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga acara berakhir.
Tim Pengabdian S1 Pariwisata UNP menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut dan berharap kolaborasi antara kampus dan nagari dapat terus berlanjut melalui program-program pengabdian berikutnya.
Kegiatan pengabdian tersebut merupakan salah satu wujud pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat, yang mendorong sivitas akademika menerapkan ilmu pengetahuan secara langsung guna menjawab kebutuhan masyarakat.
Melalui Program Integrasi Pengabdian Prodi dan Nagari, Prodi S1 Pariwisata UNP berupaya membangun ekosistem kerja sama yang berkelanjutan antara dunia pendidikan tinggi dan pemerintahan nagari dalam pengembangan sektor pariwisata di tingkat lokal.
Program tersebut juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, SDG 11 tentang kota dan permukiman yang berkelanjutan, serta SDG 17 tentang kemitraan untuk mencapai tujuan, melalui pengembangan pariwisata berbasis masyarakat, pelestarian budaya, penguatan ekonomi lokal, dan kolaborasi antara perguruan tinggi dengan pemerintahan nagari.

Pewarta: Melani Friati
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
