
Pengamat Perkirakan Partisipasi Pemilih Pilgub Sumbar Turun
Rabu, 9 Desember 2015 21:45 WIB

Padang, (AntaraSumbar) - Pengamat politik Universitas (Unand) Padang Edi Indrizal memperkirakan partisipasi pemilih pada pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak di wilayah itu turun dibandingkan sebelumnya.
"Meski cuaca cerah dan suasana tenang, turunnya partisipasi pemilih tidak terbendung disebabkan beberapa faktor yang dinilai cukup kompleks," kata dia di Padang, Rabu.
Menurut dia faktor pertama adalah partai politik gagal menampilkan kontestan kandidat yang lebih bermutu dan aspiratif di mata rakyat sebagai pemilih.
Partisipasi masyarakat sudah diabaikan jauh hari sebelum pemilihan terutama saat penetapan calon oleh partai politik, kata dia.
Kemudian, ia melihat Komisi Pemilihan Umum (KPU) kurang profesional dan optimal dalam melakukan sosialisasi pilkada sehingga informasi pilkada tidak tersebar merata.
Lalu ia melihat partai politik juga tidak menjalankan fungsi pendidikan dan sosialisasi kepada masyarakat bahkan kalah aktif dibandingkan pemerintah.
"Mesin politik kandidat baik partai politik maupun relawan tidak bekerja secara maksimal," ujar dia.
"Ini ditambah dengan semakin turunnya animo publik terhadap politik dan elit politik sehingga pilkada akhirnya menghasilkan pemenang yang bukan terburuk namun juga tidak yang terbaik, "kata dia.
Ia menyampaikan belajar dari pelaksanaan pilkada saat ini elit harus lebih peka terhadap kepentingan publik dan aspirasi masyarakat lebih luas.
Pada sisi lain ia melihat pemilih semakin cerdas dan melek politik dengan indikasi suara tidak sah meningkat yang artinya mereka tetap datang ke TPS namun mencoblos kedua pasang calon karena khawatir kertas suara disalahgunakan.
Sementara itu, Ketua KPU Sumbar, Amnasmen mengatakan pihaknya menargetkan partisipasi pemilih pada pilkada Gubernur mencapai 77,5 persen.
Penjabat Gubernur Sumbar, Reydonnyzar Moenek mengatakan pelaksanaan Pilgub berjalan lancar tanpa kendala yang menonjol.
Pilkada Gubernur Sumbar diikuti dua pasang calon yaitu Muslim Kasim-Fauzi Bahar yang diusung Partai Nasdem, PDI Perjuangan, PAN dan Partai Hanura, serta pasangan Irwan Prayitno-Nasrul Abit yang diusung PKS dan Partai Gerindra.
KPU Sumbar mencatat jumlah pemilih untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur pada Pilkada serentak 9 Desember 2015 sebanyak 3.496.836 orang. (*)
Pewarta: Ikhwan Wahyudi
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
