Logo Header Antaranews Sumbar

PLN Diharapkan Tidak Padamkan Listrik Saat Pilkada

Selasa, 8 Desember 2015 07:45 WIB
Image Print
Pilkada Serentak 2015 (ant)

Padang, (Antara) - Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat, Arkadius mengharapkan Perusahaan Listrik Negara (PLN) tidak melakukan pemadaman saat pilkada serentak berlangsung.

"Proses pemilihan dan penghitungan suara dari jam 09.00 Wib hingga sore adalah waktu yang sangat penting sehingga jangan sampai ada pemadaman agar proses ini tidak terganggu," katanya di Padang, Selasa.
Ia mengatakan jika masih terjadi pemadaman pada jam-jam tersebut akan dikhawatirkan berdampak pada ketidaksukesan pelaksanaan pilkada.

Karena itu ia mengingatkan agar unsur pimpinan PLN melakukan inspeksi dan menekankan agar petugas lapangan lebih seksama dalam memastikan tidak ada gangguan jaringan dan pembangkit.

Selain itu PLN mesti menyediakan generator set (genset) mobil bila pada suatu tempat tertentu listrik padam, sehingga dengan segera dapat teratasi.

Ia juga menyarankan masing-masing panitia pemilihan pada semua tingkatan memiliki atau menyediakan genset sebagai antisipasi jika terjadi listrik padam.

Menurut dia kalau semua pihak terkait berusaha mengantisipasi dini atas segala kemungkinan yang terjadi, terutama berkaitan dengan teknis, maka pelaksanaan penghitungan suara pilkada akan berjalan sukses.

Sementara itu, Kepala Divisi Humas PLN Wilayah Sumbar, Ridwan mengatakan pihaknya akan mengusahakan agar ketersediaan listrik di saat pilkada serentak tersebut berlangsung.

"Jangankan pada saat pilkada serentak, pada hari-hari biasa saja kami menjamin ketersediaan listrik tersebut untuk masyarakat," ujarnya.

Ia mengatakan pada pelaksanaan pilkada serentak pihaknya tidak ada penanganan khusus untuk itu, namun pihaknya akan berusaha bertindak langsung saat terjadi pemadam dikarenakan kerusakan teknis. (*)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026