Logo Header Antaranews Sumbar

Masyarakat Harapkan Pemerintah Batalkan Pencabutan Subsidi Listrik

Jumat, 20 November 2015 20:42 WIB
Image Print

Padang, (Antara) - Sejumlah masyarakat dari berbagai kalangan di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) mengharapkan agar pemerintah membatalkan rencana mencabut subsidi listrik untuk pelanggan 450 dan 900 Volt pada 2016.

"Diberikan subsidi saja masyarakat masih kesulitan bagaimana jika dihilangkan, kami harap proses tersebut dibatalkan," kata salah seorang tokoh masyarakat Kecamatan Pauh, Idi Syafriadi di Padang, Jumat.

Dia menyebutkan kebutuhan listrik masyarakat saat ini terus bertambah seiring meningkatnya penggunaan elektronik.

Akibatnya pembayaran tarif listrik dapat melonjak khususnya untuk tarif pascabayar.

Sementara untuk prabayar tentunya hal ini akan lebih memberatkan dengan pulsa listrik yang mahal.

"Listrik saja hampir setiap tahun naik harganya, bila subsidi juga dihilangkan tentunya semakin memberatkan masyarakat," ucapnya.

Seharusnya kata dia bila ingin dicabut atau dialihkan harganya bisa diturunkan.

Atau bila dialihkan diberikan kepada masyarakat dengan lingkungan tanpa listrik sama sekali.

Meskipun begitu, mengingat masih banyaknya masyarakat yang miskin alangkah baiknya subsidi listrik tidak masuk dalam rencana yang dicabut,imbuhnya.

"Pindahkan saja pada elemen lain proses pencabutan subsidi tersebut terutama yang merugikan negara," katanya.

Senada dengan itu mahasiswa Universitas Andalas (Unand) Nur Adnin juga berharap subsidi listrik tidak jadi dicabut.

Menurutnya pemerintah lebih dahulu melakukan audit atau evaluasi lebih jelas terkait permasalahan subsidi listrik tersebut.

Bila memang tetap harus dilakukan pencabutan masyarakat perlu diberi edukasi dan penerangan latar belakangnya.

Selain itu juga perlu diberikan solusi penggantinya.

Sementara itu salah satu Teknisi lepas PLN di Padang Junaidi mengatakan bila subsidi dicabut protes dari masyarakat tidak terelakkan.

Saat ini saja kata dia, banyak masyarakat yang mengeluhkan masalah pemasangan listrik. (*)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026